- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Mau Rights Issue, JGLE Bidik Dana Rp414 Miliar untuk Akuisisi Jungleland
Kredit Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I) atau rights issue.
Rencana ini akan terlebih dahulu dimintakan persetujuannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 31 Maret 2026.
Dalam aksi ini, Perseroan menawarkan sebanyak 8.280.033.448 saham baru seri B, setara 26,83% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD I.
Saham tersebut memiliki nilai nominal Rp10 per lembar dan dilepas dengan harga pelaksanaan Rp50 per saham, sehingga potensi dana yang dihimpun mencapai sekitar Rp414.001.672.400.
"Setiap pemegang 270 saham seri A yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 06 Maret 2026 mempunyai 99 HMETD, dimana setiap 1 HMETD berhak untuk membeli 1 saham baru seri B yang ditawarkan dengan harga pelaksanaan Rp50 setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD," kata manajemen.
Perseroan bermaksud menggunakan seluruh dana yang diterima dari PMHMETD I sebesar Rp413.937.321.896 untuk memperoleh 14.783.475.782 saham PT Jungleland Asia (JLA) yang dimiliki oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE) atau 61,86% dari seluruh saham JLA yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
"Sisanya Rp64.350.504 akan digunakan untuk modal kerja. Modal kerja akan digunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk kegiatan operasional seperti pembiayaan vendor, biaya operasional, biaya perijinan, biaya konsultan," tambah manajemen.
Baca Juga: PYFA Mau Rights Issue 5,7 Miliar Saham, Dana untuk Akuisisi dan Ekspansi
Baca Juga: COCO Berencana Rights Issue 10,67 Miliar Saham Baru, Dana Buat Ini
AE akan menjadi pembeli siaga dalam PMHMETD I ini, sehingga seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan oleh pemegang saham Perseroan akan diambil oleh AE sebagai pembeli siaga.
Penyetoran modal oleh AE akan dilakukan melalui inbreng saham JLA yang dimiliki AE ke dalam Perseroan sebanyak-banyaknya 14.783.475.782 lembar saham. Setelah proses PMHMETD selesai, AE akan menjadi salah satu pemegang saham Perseroan.
"Pembelian seluruh saham JLA milik AE oleh Perseroan yang mengakibatkan terkonsolidasinya JLA pada Perseroan, dilakukan sebagai bagian dari rencana pertumbuhan bisnis dan dalam rangka meningkatkan nilai Perseroan serta sejalan dengan strategi Perseroan untuk terus mengembangkan kegiatan usaha yang dapat memberikan nilai tambah kepada Perseroan dan pemegang saham," jelas manajemen.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: