Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BRIN Gandeng UAG University Dorong Pengembangan Talenta Riset Berbasis Karakter

        BRIN Gandeng UAG University Dorong Pengembangan Talenta Riset Berbasis Karakter Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Arif Satria menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Prof. (Hor) Ary Ginanjar Agustian dalam memperkuat manajemen talenta di lingkungan BRIN. Penguatan ini dinilai menjadi langkah strategis untuk melahirkan periset unggul yang mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan bangsa.

        “Riset unggul tidak semata bertumpu pada kecerdasan intelektual, melainkan juga membutuhkan fondasi karakter yang kuat. Pendekatan ESQ dinilai relevan dalam membentuk periset yang cerdas, berintegritas, dan memiliki daya tahan dalam menghadapi tantangan riset global,” ujar Prof. Arif saat penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) di Ruang Rapat Besar Lantai 24, Gedung BRIN Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026). 

        “Riset harus berdampak. Semangat yang kita dorong kepada para periset BRIN adalah semangat Khairunnas menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi orang lain melalui riset dan inovasi,” tambahnya.

        Prof. Arif juga mengakui bahwa sinergi antara hasil riset dan dunia industri masih perlu ditingkatkan. Melalui kolaborasi ini, BRIN berupaya memastikan inovasi yang dihasilkan dapat diserap secara luas oleh industri sebagai teknologi yang memperkuat daya saing bisnis.

        “Kita membutuhkan periset yang tangguh dan memiliki jiwa yang benar-benar menyatu dengan risetnya. Manajemen talenta adalah jalan terbaik dan paling tepat untuk meningkatkan kualitas human capital di BRIN. Kami ingin mencetak periset kelas dunia yang impactful, yang karyanya membawa kemajuan nyata, bukan sekadar melakukan aktivitas riset biasa,” tegas Prof. Arif.

        Selain penguatan manajemen talenta sebagai target jangka pendek, kerja sama ini turut membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen Universitas Ary Ginanjar untuk memanfaatkan berbagai fasilitas di BRIN, mulai dari program Degree by Research, fasilitas laboratorium, hingga program magang.

        “Dengan manajemen talenta yang kuat, kita dapat meminimalkan hambatan sumber daya dan mempercepat lahirnya ilmuwan top yang akan membawa Indonesia semakin disegani di kancah global,” pungkas Prof. Arif.

        Sementara itu, Pendiri UAG sekaligus ESQ Corp, Prof. (Hor) Ary Ginanjar Agustian menekankan pentingnya identifikasi talenta sejak dini agar pengembangan SDM tidak salah arah.

        Baca Juga: Satukan 33 Negara, BRIN–FAO Dorong Transformasi Industri Peternakan Berbasis Sains

        Prof. (Hor) Ary Ginanjar menjelaskan UAG telah mengembangkan pendekatan manajemen talenta berbasis data, yang telah diuji coba pada sekitar 1.100 periset BRIN dan akan dilanjutkan ke ribuan periset lainnya.

        "Kalau kita bisa menemukan orang yang tepat dan mengembangkannya, maka riset kita akan punya dampak besar. Ini yang ingin kita dorong bersama, agar Indonesia ke depan benar-benar menjadi negara berbasis riset," tutur Prof. (Hor) Ary Ginanjar.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: