Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Survei Terbaru Evaluasi Penggunaan VAR di Sepakbola, 91 Persen Suporter Nyatakan Lebih Baik Tak Perlu Dipakai Lagi

        Survei Terbaru Evaluasi Penggunaan VAR di Sepakbola, 91 Persen Suporter Nyatakan Lebih Baik Tak Perlu Dipakai Lagi Kredit Foto: FIFA
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Mayoritas suporter sepak bola masih belum yakin dengan manfaat teknologi Video Assistant Referee (VAR). Hal ini berdasarkan survei terbaru dari Football Supporters’ Association yang menunjukkan sebanyak 91 persen suporter menilai permainan akan lebih baik tanpa kehadiran VAR.

        Teknologi VAR sudah digunakan di sepak bola profesional sudah lebih dari delapan tahun sejak pertama kali diuji coba di sepak bola Inggris.

        Dari hasil survei tersebut, terdapat ketidakpuasan yang luas dari sistem tersebut, termasuk berbagai penyesuaian yang telah dilakukan untuk meningkatkan penggunaannya.

        Dalam jajak pendapat terhadap lebih dari 7.000 penggemar yang sebagian besar rutin menghadiri pertandingan hanya 2% responden yang setuju bahwa VAR “membuat sepak bola lebih menyenangkan”.

        Sementara itu, hanya 3% yang merasa pengalaman menonton langsung di stadion menjadi lebih baik berkat VAR, dan 91% menyatakan sebaliknya.

        Bahkan, 81% responden mengaku lebih memilih menonton pertandingan tanpa teknologi video tersebut. Bagi para suporter, masalah terbesar VAR adalah lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan. Sebanyak 96% responden menilai keputusan VAR tidak diselesaikan dalam waktu yang wajar. Selain itu, 92% setuju bahwa VAR telah menghilangkan spontanitas dan kegembiraan alami saat merayakan gol.

        Meski begitu, lebih dari separuh responden menyambut baik kebijakan baru di Premier League musim ini yang memungkinkan wasit memberikan penjelasan langsung di stadion terkait keputusan VAR. Namun, sejumlah rencana pengembangan VAR lainnya justru mendapat penolakan.

        Hanya 21% responden yang setuju VAR digunakan untuk menentukan keputusan tendangan sudut—sebuah sistem yang direncanakan akan diuji coba pada Piala Dunia FIFA 2026. Mayoritas juga menolak rencana penggunaan VAR untuk meninjau keputusan kartu kuning kedua.

        Meski penolakan dari suporter cukup kuat, belum jelas apakah hal ini akan memengaruhi para pengambil keputusan di dunia sepak bola terutama di level FIFA.

        Penyelenggara kompetisi serta klub-klub besar tetap berkomitmen menggunakan VAR. Otoritas pembuat aturan sepak bola dunia, International Football Association Board (IFAB), bahkan baru-baru ini mengumumkan evaluasi selama dua tahun terhadap performa VAR, tanpa ada indikasi akan menghapusnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: