Telkomsel Siap Terapkan Registrasi SIM Berbasis Biometrik Mulai 1 Juli 2026
Kredit Foto: Istimewa
Telkomsel menyatakan siap menerapkan kebijakan registrasi kartu SIM berbasis biometrik yang akan berlaku secara nasional mulai 1 Juli 2026. Langkah tersebut merupakan dukungan terhadap kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memperkuat perlindungan pelanggan serta meningkatkan validitas data pengguna layanan seluler.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai kanal registrasi, baik melalui layanan di GraPARI maupun kanal digital.
“Telkomsel menyatakan mendukung penuh kebijakan Komdigi terkait registrasi biometrik sebagai langkah bersama untuk memperkuat perlindungan pelanggan. Kesiapan ini ditunjang oleh kanal assisted di GraPARI dan kanal self-service atau digital, sehingga pelanggan dapat memilih cara registrasi yang paling nyaman sesuai kebutuhannya,” ujar Fahmi kepada Warta Ekonomi, Jumat (5/6/2026).
Menurut dia, seluruh operator seluler telah menyelesaikan penyesuaian sistem untuk mendukung implementasi registrasi biometrik melalui gerai layanan, aplikasi, maupun situs resmi masing-masing operator.
Untuk registrasi melalui GraPARI, pelanggan cukup membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), sementara petugas akan membantu seluruh proses registrasi, termasuk bagi pelanggan yang tidak memiliki smartphone.
Adapun pelanggan yang memilih registrasi mandiri dapat melakukan verifikasi nomor, memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), serta melakukan swafoto (selfie) untuk proses verifikasi wajah melalui kanal digital.
Fahmi mengatakan Telkomsel juga terus melakukan sosialisasi kepada pelanggan guna memastikan proses registrasi biometrik berjalan lancar dan mudah dipahami masyarakat.
Ia menambahkan, implementasi awal registrasi biometrik yang telah berjalan sejak awal 2026 menunjukkan proses registrasi menjadi lebih efisien, aman, serta mendukung peningkatan validitas data pelanggan.
Melalui kebijakan tersebut, pemerintah dan operator seluler berharap perlindungan data pelanggan semakin kuat sekaligus mendukung terciptanya ekosistem komunikasi dan ruang digital yang lebih aman dan terpercaya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: