Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Grup Bakrie–Salim (BUMI) Cetak Laba USD81 Juta di 2025, Tumbuh 20,05%

        Grup Bakrie–Salim (BUMI) Cetak Laba USD81 Juta di 2025, Tumbuh 20,05% Kredit Foto: Dwi Aditya Putra
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Emiten pertambangan milik Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berhasil membukukan peningkatan pendapatan sekaligus laba bersih sepanjang 2025.

        BUMI mencatat laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD81,01 juta, naik 20,05% secara tahunan dari USD67,47 juta pada 2024. Sejalan dengan itu, laba per 1.000 saham dasar juga meningkat menjadi USD0,22 dari USD0,18.

        Dari sisi top line, pendapatan perseroan tercatat USD1,42 miliar, meningkat dari USD1,35 miliar pada tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari segmen batu bara sebesar USD1,17 miliar, sementara sektor mineral menyumbang USD249,35 juta.

        Menariknya, di tengah kenaikan pendapatan, BUMI juga berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi USD1,17 miliar dari USD1,19 miliar. Efisiensi ini berdampak langsung pada lonjakan laba bruto yang mencapai USD249,1 juta, naik signifikan dari USD169,29 juta pada 2024.

        Dari sisi operasional, beban usaha berada di angka USD107,77 juta, sedikit turun dari USD108,22 juta. Hal ini turut mendorong laba usaha melonjak menjadi USD141,33 juta dari USD61,06 juta pada tahun sebelumnya.

        Baca Juga: Konflik Iran-AS Memanas, BUMI Justru Diuntungkan

        Baca Juga: Emiten Bakrie dan Salim BUMI Rebranding Besar, Bidik Bisnis Emas hingga Bauksit

        Di sisi neraca, total aset BUMI meningkat menjadi USD4,21 miliar dari USD4,16 miliar. Liabilitas bengkak menjadi USD1,33 miliar dari USD1,29 miliar, sementara ekuitas menguat menjadi USD2,88 miliar dari USD2,86 miliar.

        Secara keseluruhan, kinerja BUMI mencerminkan kombinasi antara pertumbuhan pendapatan dan efisiensi biaya. Dengan fondasi ini, Perseroan menunjukkan kemampuan untuk tetap mencetak profit di tengah tantangan industri energi yang fluktuatif.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: