Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Rifat Sungkar Siapkan Generasi Ketiga Keluarga Sungkar Lewat Program Pembinaan Jangka Panjang

Rifat Sungkar Siapkan Generasi Ketiga Keluarga Sungkar Lewat Program Pembinaan Jangka Panjang Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setelah lebih dari dua dekade berkarier dan mengukir prestasi di dunia motorsport, Rifat Sungkar kini menghadapi tantangan berbeda. Bukan lagi mengejar gelar juara, melainkan menyiapkan generasi berikutnya untuk memahami dunia balap sejak usia dini.

Langkah tersebut diwujudkan melalui program pembinaan bertajuk The Legend Continues, yang menjadi wadah bagi putranya, El Mayka Sungkar, untuk mengenal dunia motorsport secara bertahap. Program ini tidak dirancang sebagai jalan pintas menuju lintasan balap, melainkan sebagai proses pembelajaran jangka panjang yang menempatkan karakter dan disiplin sebagai fondasi utama.

Bagi Rifat, menjadi pembalap tidak hanya soal kemampuan mengendalikan kendaraan. Ada proses panjang yang melibatkan kerja keras, tanggung jawab, kemampuan mengambil keputusan, hingga menghargai setiap tahapan perjalanan.

"Menjadi pembalap bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga tentang karakter dan tanggung jawab. Saya ingin El Mayka memahami proses itu sejak awal," kata Rifat Sungkar.

Program The Legend Continues dimulai pada 2025 dan disusun dalam peta jalan pengembangan hingga 2031. Pada tahap awal, El Mayka diperkenalkan pada peran navigator untuk memahami dasar-dasar reli, mulai dari membaca pace note, navigasi, hingga membangun komunikasi dalam situasi penuh tekanan.

Seiring bertambahnya usia dan pengalaman, ia akan memasuki berbagai fase pembinaan yang mencakup kompetisi junior, pengembangan kemampuan teknis, pembentukan mental bertanding, hingga persiapan menuju level yang lebih profesional.

Menurut Rifat, pendekatan tersebut dipilih agar El Mayka dapat menemukan identitasnya sendiri di dunia motorsport. Ia menegaskan bahwa program ini bukan upaya untuk menciptakan "Rifat Sungkar baru", melainkan memberikan ruang bagi generasi ketiga keluarga Sungkar untuk berkembang sesuai potensi dan pilihannya sendiri.

Baca Juga: GIIAS 2026 Siap Digelar Juli, Bakal Diramaikan Lebih dari 60 Merek Otomotif

Baca Juga: Astra Akui Persaingan Industri Otomotif Makin Ketat pada 2026

"Dia adalah generasi ketiga keluarga Sungkar di motorsport, tetapi saya tidak ingin dia hidup di bawah bayang-bayang siapa pun. Saya ingin dia tumbuh dengan caranya sendiri dan menemukan passion-nya sendiri," ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, program ini mendapat dukungan Telkomsel 5G yang dimanfaatkan untuk menunjang berbagai kebutuhan latihan dan pengembangan. Kehadiran teknologi dinilai dapat membantu proses pembelajaran menjadi lebih efektif sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai metode pelatihan modern.

Melalui program ini, keluarga Sungkar tidak hanya berupaya menjaga tradisi panjang mereka di dunia balap, tetapi juga menegaskan bahwa sebuah warisan dibangun melalui proses, nilai, dan pembelajaran yang berkelanjutan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman

Tag Terkait: