Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pelantikan Robert Leonard, Senjata Baru Kemenkeu Hadapi Krisis Global

        Pelantikan Robert Leonard, Senjata Baru Kemenkeu Hadapi Krisis Global Kredit Foto: Kementerian Keuangan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan (Kemenkau) di Aula Mezzanine, Kemenkau, pada Jumat (27/3/2026). 

        Pelantikan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kinerja Kemenkeu dalam menjalankan mandat pengelolaan keuangan negara secara profesional dan berintegritas.

        Robert menggantikan Heru Pambudi yang telah menjabat sejak 12 Maret 2021.

        Purbaya menegaskan bahwa estafet ini tidak sekadar pindah orang, tapi memastikan kesinambungan kualitas. “Jadi ini bukan mulai dari nol, tapi melanjutkan dengan kapasitas yang sudah terbentuk,” ujar Menkeu, dikutip dari siaran pers Kemenkeu, Selasa (31/3).

        Menkeu juga mengingatkan bahwa di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian, dinamika geopolitik, serta fluktuasi harga komoditas, Kementerian Keuangan harus tetap tenang dan konsisten dalam menjalankan kebijakan. “Kita pegang prinsip disiplin fiskal, kredibilitas APBN. Itu yang kita pegang mati-matian selama ini,” tegasnya.

        Lebih lanjut, Menteri Keuangan menekankan bahwa Kemenkeu memiliki peran strategis dalam menjaga arah perekonomian nasional. APBN tidak hanya berfungsi sebagai shock absorber, tetapi juga sebagai engine, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara seimbang dan terintegrasi.

        Dalam konteks tersebut, peran Sesjen ke depannya menjadi sangat penting sebagai inti penggerak organisasi. Sesjen berperan sebagai orkestrator yang dapat memastikan semua unit sinkron, penggerak transformasi organisasi, penjaga keberlanjutan reformasi, integrator kebijakan pimpinan, serta pengelola sumber daya manusia dan budaya organisasi.

        Pandangan Pengamat Ekonomi

        Pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai pelantikan Robert bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal nasional di tengah tekanan geopolitik global.

        "Keinginan Purbaya ini adalah orang yang sudah memiliki pengalaman yang mumpuni di bidangnya. Sekjen itu tangan kanan menteri. Di situ letak strategisnya. Apalagi sekarang kondisi global lagi tidak stabil, harga minyak naik, tekanan fiskal pasti terasa,” kata Ibrahim, dikutip dari Antara.

        Ibrahim meyoroti masalah paling krusial yang judtru terjadi di dalam negeri, yaitu praktki mafia kepabeanan yang masuk marak dan sulit diberantas. Karena banyak 'pintu' dalam rantai distribusi yang membuat pengawasan menjadi lemah.

        Menurutnya jika Robert berhasil mengatasi hal tersebut, maka akan berdampak signifikan untuk penerimaan negara. “Kalau ini bisa dibenahi, potensi kenaikan pendapatan pajak itu besar. Tapi kalau tidak, ya akan stagnan seperti biasa,” tutur Ibrahim.

        Sebagai informasi, Robert Leonard Marbun memiliki latar belakang yang kuat di bidang ekonomi dan kebijakan publik. Ia dikenal sebagai tokoh akademik sekaligus praktisi dengan pengalaman panjang dalam pengelolaan fiskal dan hubungan kelembagaan.

        Baca Juga: Soroti Ketimpangan Gaji di Kemenkeu, Purbaya Guyon Mau Potong Gaji Pegawai Pajak

        Baca Juga: Coretax Error Lagi, Purbaya Usut Oknum Internal yang Libatkan Vendor Lama

        Kariernya dimulai pada 2011 sebagai Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Pada 2016, ia dipercaya menjabat Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga.

        Kemudian, pada 2018, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengangkat Robert sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara Kemenkeu. Ia juga pernah menjabat Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada 2024.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: