Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OJK Warning! NPL KUR Naik, Klaim Penjaminan Terancam Meledak

        OJK Warning! NPL KUR Naik, Klaim Penjaminan Terancam Meledak Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kenaikan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan/NPL pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) berpotensi memicu lonjakan klaim penjaminan yang pada akhirnya menekan kinerja keuangan perusahaan penjaminan.

        Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono menyatakan bahwa peningkatan risiko kredit tersebut akan berdampak pada beban klaim yang haruss ditanggung industri penjaminan.

        Ogi menilai, ketika NPL KUR melonjak, bank atau lembaga keuangan sebagai penerima penjaminan akan mengajukan klaim besar kepada perusahaan penjaminan yang bisa mengganggu stabilitas keuangan perusahaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

        “Kenaikan NPL KUR berpotensi meningkatkan jumlah klaim yang diajukan oleh bank atau lembaga keuangan sebagai penerima penjaminan kepada perusahaan penjaminan. Kondisi tersebut dapat berdampak pada peningkatan beban klaim dan pada akhirnya memengaruhi kinerja laba perusahaan penjaminan,” ujarnya dalam lembar jawaban tertulis, Rabu (1/4/2026).

        Dengan adanya tekanan pada beban klaim dinilai dapat berdampak terhadap kecukupan modal. Untuk langkah mitigasi, OJK mendorong setiap perusahaan untuk memperkuat pencadangan klaim agar kesehatan keuangan bisa terjaga di tengah peningkatan risiko.

        “Dalam mengantisipasi peningkatan risiko klaim, OJK telah mendorong perusahaan penjaminan untuk memastikan kecukupan pencadangan klaim serta menerapkan mekanisme risk sharing dengan penyalur kredit, termasuk pada penjaminan KUR,” kata Ogi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: