Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trump Klaim Iran Hancur, Teheran Tegaskan Militernya Masih Kuat

        Trump Klaim Iran Hancur, Teheran Tegaskan Militernya Masih Kuat Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump soal kehancuran militer Iran langsung menuai bantahan keras dari Teheran. Iran menegaskan bahwa kekuatan militernya masih utuh dan belum melemah seperti yang diklaim.

        Juru bicara markas militer Iran Ebrahim Zolfaghari menyebut pernyataan Trump tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Ia menilai klaim tersebut justru berpotensi menyesatkan.

        “Jangan berharap bahwa Anda telah menghancurkan pusat produksi rudal balistik, sistem persenjataan presisi jarak jauh, drone tempur, sistem pertahanan udara canggih, kemampuan perang elektronik, serta peralatan khusus kami,” ujarnya seperti dikutip Mehr News Agency.

        Ia juga memperingatkan bahwa asumsi tersebut bisa berujung pada kesalahan perhitungan yang lebih besar. Menurutnya, keyakinan bahwa Iran telah dilemahkan justru dapat memperdalam konflik.

        “Dengan anggapan seperti itu, Anda hanya akan semakin tenggelam dalam situasi sulit yang sudah Anda hadapi,” lanjutnya.

        Sebelumnya, Trump dalam pidatonya menyatakan bahwa kekuatan laut dan udara Iran telah dihancurkan. Ia juga mengklaim kemampuan rudal Teheran akan segera ditekan hingga titik minimal.

        Pernyataan tersebut menjadi bagian dari narasi kemenangan yang disampaikan Washington di tengah konflik yang masih berlangsung. Namun, respons Iran menunjukkan bahwa situasi di lapangan masih jauh dari kata selesai.

        Baca Juga: Gegara Pidato Trump, Ini Penyebab Harga Bitcoin Turun di Kamis Siang (2/4)

        Perbedaan klaim ini mencerminkan ketegangan yang belum mereda antara kedua pihak. Di satu sisi, Amerika Serikat menegaskan keberhasilannya, sementara Iran menunjukkan bahwa mereka masih memiliki daya tahan militer yang kuat.

        Dengan saling bertolak belakangnya pernyataan tersebut, arah konflik menjadi semakin sulit diprediksi. Perang tidak hanya terjadi di medan tempur, tetapi juga dalam perebutan narasi di tingkat global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: