Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Gegara Pidato Trump, Ini Penyebab Harga Bitcoin Turun di Kamis Siang (2/4)

Gegara Pidato Trump, Ini Penyebab Harga Bitcoin Turun di Kamis Siang (2/4) Kredit Foto: BBC
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin turun pada perdagangan siang hari di Kamis (2/4). Hal ini menyusul tidak adanya sinyal deeskalasi yang diberikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin sempat diperdagangkan pada pagi hari dalam kisaran US$68.000. Namun ia kemudian melemah ke sekitar US$66.000. Pidato Trump memicu kekhawatiran baru di pasar.

Baca Juga: Meski Sekutu Iran, China Dinilai Akan Terdesak untuk Lebih Aktif Buka Selat Hormuz

Trump menggambarkan hasil operasi militer sebagai kemenangan besar yang belum pernah terjadi dalam sejarah peperangan modern. Ia menegaskan bahwa kerugian yang dialami musuh dalam beberapa pekan terakhir sangat signifikan.

“Tidak pernah ada dalam sejarah peperangan musuh menderita kerugian besar dan dahsyat seperti ini dalam hitungan minggu,” katanya.

Menurut Trump, Amerika Serikat berada di jalur untuk segera menyelesaikan seluruh tujuan militernya. Meski belum memberikan jadwal pasti, ia mengisyaratkan bahwa operasi militer dapat berakhir dalam waktu dekat. Sebelumnya, Trump menyebut konflik bisa berakhir dalam dua hingga tiga pekan.

"Saya senang mengatakan bahwa tujuan strategis inti ini hampir selesai. Saya dapat mengatakan malam ini bahwa kita berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan semua tujuan militer Amerika dalam waktu singkat,” ungkap Trump.

Meski klaim kemenangan disampaikan, situasi di lapangan masih dinamis dan konflik belum sepenuhnya berakhir. Serangan dan ketegangan masih terus terjadi di Timur Tengah. Trump tidak memberikan rincian strategi militer, tidak mengindikasikan jalur gencatan senjata, dan tidak menyampaikan perubahan kebijakan terhadap Iran.

Pasar sempat berharap adanya de-eskalasi, namun pidato terbaru justru menunjukkan sebaliknya dan menyebabkan harga bitcoin turun. Penurunan ini membalikkan reli global yang sebelumnya terjadi setelah Trump memberi sinyal bahwa perang dapat segera berakhir dalam beberapa pekan.

Selama lima pekan terakhir, bitcoin diketahui. bergerak dalam kisaran US$60.000 hingga US$73.000. Ia miliki pola yang terus berulang yakni naik saat ada harapan damai dan turun saat muncul eskalasi konflik Fenomena ini mencerminkan sensitivitas tinggi pasar kripto terhadap perkembangan geopolitik.

Indikator sentimen pasar menunjukkan kondisi yang sangat negatif, dengan indeks dari Fear and Greed di 8.Capaian tersebut menandakan “extreme fear”. Kondisi ini biasanya mencerminkan tekanan jual tinggi di pasar.

Baca Juga: Tiga Raksasa Dunia Bentuk Koalisi Hadapi Dampak Konflik Iran dan Amerika Serikat

Selama perang masih berlanjut, pergerakan bitcoin diperkirakan akan tetap volatil, reaktif terhadap berita dan sulit membentuk tren kuat. Penurunan bitcoin kali ini menunjukkan bagaimana cepatnya sentimen pasar berubah akibat faktor geopolitik.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait:

Advertisement