Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Harga Minyak Naik, Maskapai Jepang Bakal Tarik Biaya Tambahan untuk Penerbangan Internasional

        Harga Minyak Naik, Maskapai Jepang Bakal Tarik Biaya Tambahan untuk Penerbangan Internasional Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Maskapai penerbangan Jepang, Japan Airlines (JAL) dan All Nippon Airways (ANA), berencana menaikkan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) untuk penerbangan internasional mulai Juni 2026.

        Kenaikan ini dipicu oleh melonjaknya harga minyak global akibat konflik di Timur Tengah, sebagaimana dilaporkan Kyodo News pada Rabu (1/4).

        Untuk rute Eropa dan Amerika Utara pada periode Juni–Juli 2026, biaya tambahan bahan bakar ANA diperkirakan mencapai 55.000 yen atau sekitar 346 dolar AS.

        Angka ini naik 23.100 yen dibandingkan periode April–Mei. Sementara itu, JAL diproyeksikan menaikkan biaya sebesar 21.000 yen menjadi 50.000 yen.

        Baca Juga: Harga BBM Tak Naik, Purbaya Kucurkan Anggaran Tambahan Rp100 Triliun

        Pada rute China, biaya tambahan ANA diperkirakan naik 4.900 yen menjadi 14.300 yen, sedangkan JAL meningkat 5.000 yen menjadi 12.400 yen.

        Adapun untuk rute Korea Selatan dan Rusia, biaya tambahan bahan bakar diperkirakan akan meningkat hingga dua kali lipat dari sekitar 3.000 yen, yang menjadi level tertinggi dalam skema tarif saat ini.

        Kenaikan biaya ini diperkirakan akan berdampak pada penurunan permintaan perjalanan, khususnya menjelang musim liburan musim panas.

        Sebagai informasi, kedua maskapai secara rutin meninjau biaya tambahan bahan bakar setiap dua bulan, menyesuaikan dengan fluktuasi harga minyak dan nilai tukar mata uang.

        Harga bahan bakar pada Februari dan Maret menjadi acuan untuk penetapan biaya tambahan pada periode Juni–Juli.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: