Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        KPIG Bukukan Pendapatan Rp2,6 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 47,7%

        KPIG Bukukan Pendapatan Rp2,6 Triliun Sepanjang 2025, Tumbuh 47,7% Kredit Foto: MNC Lido City
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) menunjukkan pertumbuhan yang solid sepanjang 2025, ditopang oleh ekspansi bisnis serta progres proyek strategis di sektor pariwisata dan properti.

        Perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp2,6 triliun per 31 Desember 2025, meningkat 47,7% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Rp1,8 triliun pada 2024. Lonjakan ini turut mendorong peningkatan profitabilitas perusahaan.

        Dari sisi operasional, EBITDA tercatat melonjak signifikan sebesar 206% (yoy) menjadi Rp829,0 miliar, dengan margin EBITDA mencapai 31,7%. Sementara itu, laba bersih juga meningkat menjadi Rp724,2 miliar atau naik 6,7% (yoy) dari Rp679,0 miliar pada tahun sebelumnya.

        Struktur keuangan perseroan tetap solid. Hingga akhir 2025, total aset KPIG mencapai Rp36 triliun, naik dari Rp35,8 triliun pada 2024. Total liabilitas tercatat Rp7,2 triliun, sedangkan ekuitas mencapai Rp28,8 triliun.

        Salah satu pendorong utama kinerja KPIG adalah pengembangan proyek di kawasan MNC Lido City yang terus menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek ini menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata yang diandalkan Perseroan.

        Di kawasan tersebut, lapangan golf berstandar internasional Trump International Golf Club Lido telah rampung dan beroperasi penuh sejak kuartal I 2025. Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu daya tarik utama kawasan.

        KPIG juga telah menyelesaikan tahap topping-off clubhouse pada Februari 2026, yang menandai rampungnya struktur utama bangunan. Clubhouse ini diklaim sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

        Tak hanya itu, Perseroan juga melanjutkan ekspansi dengan groundbreaking Private Clubhouses (PCH) tahap II. Tingginya minat pasar terlihat dari keberhasilan penjualan seluruh unit tahap I sebanyak 21 unit, dengan total marketing sales mencapai Rp570 miliar.

        Dari segmen hospitality, kinerja KPIG turut terdorong oleh pemulihan industri pariwisata, khususnya dari peningkatan aktivitas meeting, incentive, conference, and exhibition (MICE). Relaksasi kebijakan kegiatan pemerintah di hotel ikut memperkuat permintaan.

        Hotel premium seperti Park Hyatt Jakarta terus meningkatkan layanan dengan menghadirkan fasilitas baru, termasuk restoran mewah Li Lian Chinese Restaurant yang dibuka pada Oktober 2025.

        Baca Juga: MNC Digital (MSIN) Kantongi Laba Rp985 Miliar pada 2025, Melejit 140%

        Baca Juga: Pendapatan MNC Kapital (BCAP) Tembus Rp3,8 Triliun di 2025, Laba Loncat 130%

        Sementara itu, The Westin Resort Nusa Dua Bali telah merampungkan renovasi tahap II sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas aset. Pengembangan juga difokuskan pada fasilitas MICE tepi pantai guna mengoptimalkan peluang dari segmen pernikahan dan acara korporasi.

        Dengan kombinasi antara penguatan bisnis inti dan ekspansi proyek strategis, KPIG optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan di sektor pariwisata nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: