Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pasca Restrukturisasi, IFG Life Bayar Klaim Rp6,3 Triliun

        Pasca Restrukturisasi, IFG Life Bayar Klaim Rp6,3 Triliun Kredit Foto: WE
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyoroti pemulihan kepercayaan publik terhadap industri asuransi seiring membaiknya kinerja PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) pascarestrukturisasi.

        Herman mengatakan, sejak awal berdiri pada 2020, IFG Life berada dalam pengawasan ketat karena perannya yang strategis dalam menjaga keberlanjutan industri asuransi nasional.

        "Kami mengawasi IFG (Life) sejak berdiri. Ini menggembirakan karena persoalan-persoalan lama sudah selesai. Sekarang bahkan IFG (Life) sudah mencatatkan untung," ujar Herman dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).

        Menurutnya, perbaikan kinerja tersebut tidak terlepas dari penerapan tata kelola perusahaan yang lebih baik, terutama dalam aspek transparansi dan akuntabilitas.

        Lebih lanjut, Herman menjelaskan penguatan tata kelola ini berdampak pada meningkatnya retensi pemegang polis serta bertambahnya nasabah baru. Hal ini menunjukkan kepercayaan publik terhadap IFG Life berangsur pulih setelah melalui fase restrukturisasi.

        Selain itu, komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban kepada nasabah juga menjadi faktor penting dalam membangun kembali kepercayaan. Sepanjang 2025, IFG Life telah merealisasikan pembayaran klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta. Realisasi tersebut mencerminkan upaya perusahaan dalam memastikan perlindungan bagi pemegang polis.

        Lebih lanjut, Herman menegaskan DPR RI turut berperan dalam memperkuat fondasi industri asuransi melalui percepatan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan perlindungan terhadap pemegang polis serta mendorong pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

        "Tentu inilah yang akan kita tuju bersama, agar akhirnya asuransi kuat berkembang, berkelanjutan, dan memperkuat ekonomi nasional," ucap Herman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: