Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Kelakuan Dadan Dibongkar Jenderal Dudung, Markup Pembelian Motor Listrik hingga Rp200 Miliar, Belum Jadi Sudah Dibayar

Kelakuan Dadan Dibongkar Jenderal Dudung, Markup Pembelian Motor Listrik hingga Rp200 Miliar, Belum Jadi Sudah Dibayar Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal Purn Dudung Abdurachman mengungkap adanya dugaan penggelembungan anggaran atau mark up sebesar Rp200 miliar dalam proyek pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Dugaan penyimpangan ini mencuat setelah BPK melakukan audit dan pengecekan langsung terhadap proyek tersebut.

Dudung mempertanyakan sistem pembayaran proyek yang sudah dilunasi penuh, padahal unit kendaraannya sendiri masih dalam tahap produksi.

"Rupanya motor listrik masih proses perakitan, lah sudah dibayar oleh pejabat lama! Sebanyak 21.801 unit dengan anggaran Rp1,57 triliun. Ada juga jenis bebek sebanyak 6.000-an unit dengan anggaran Rp1,03 triliun. Setelah dicek per 7 April lalu, posisinya masih dalam perakitan," ujar Dudung kepada awak media di Kantor Staf Kepresidenan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ferry Hidayat