Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Listrik Padam dan MRT Lumpuh, Pramono Soroti Kerentanan Jakarta

        Listrik Padam dan MRT Lumpuh, Pramono Soroti Kerentanan Jakarta Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gangguan listrik yang sempat melanda sejumlah wilayah Jakarta tak hanya memadamkan lampu, tetapi juga membuka kerentanan serius pada sistem transportasi ibu kota. Dampaknya terasa langsung pada layanan publik yang bergantung penuh pada pasokan energi.

        Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyoroti pentingnya keandalan listrik setelah insiden tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi karena efeknya meluas ke berbagai sektor.

        “Jadi, pemadaman ini kan sepenuhnya menjadi kewenangan PLN, tapi dampaknya kepada kami, salah satunya MRT, LRT juga terkena. Tentunya, kami mengharapkan ini jangan terulang kembali,” ujar Pramono dikutip dari ANTARA.

        Menurut Pramono, listrik kini menjadi kebutuhan vital yang tidak bisa tergantikan dalam aktivitas masyarakat perkotaan. Ketergantungan ini membuat gangguan sekecil apa pun bisa berdampak besar.

        Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di sejumlah titik, termasuk kawasan Angke dan sekitarnya. Gangguan ini berlangsung pada Kamis (9/4/2026) dan sempat mengganggu aktivitas warga.

        Perusahaan Listrik Negara menyebutkan bahwa masalah berasal dari sistem di beberapa gardu induk. Gangguan tersebut menyebabkan aliran listrik terhenti sementara di wilayah terdampak.

        Sebagai respons, PLN langsung menurunkan petugas untuk melakukan penanganan di lapangan. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap guna memastikan sistem kembali stabil sebelum dialirkan ke pelanggan.

        Dampak paling terasa terjadi pada sektor transportasi publik. Operasional MRT Jakarta sempat terganggu akibat pasokan listrik yang tidak stabil.

        Kepala Divisi Corporate Secretary MRT Jakarta, Rendy Primartantyo menjelaskan bahwa gangguan terjadi sekitar pukul 17.57 WIB. Kondisi tersebut memengaruhi berbagai fasilitas penting di stasiun.

        Baca Juga: Sempat Padam, PLN Pastikan Listrik Jakarta 100% Normal Pukul 20.00 WIB

        "Gangguan operasional ini disebabkan oleh kendala pasokan listrik dari sisi PLN (CSW) yang mengakibatkan sebagian fasilitas stasiun, seperti penerangan, elevator, eskalator, dan beberapa fasilitas lainnya mengalami gangguan," katanya.

        Ia menambahkan bahwa seluruh stasiun layang sempat mengalami pemadaman total sebelum akhirnya berhasil dinormalkan kembali. Penanganan dilakukan cepat dengan koordinasi lintas pihak.

        Setelah gangguan teratasi, layanan MRT kembali berjalan secara bertahap. Namun insiden ini menjadi pengingat bahwa sistem transportasi modern sangat bergantung pada stabilitas energi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: