Bhaktiagung Propertindo (BAPI) Siap Akuisisi GNI, Aset Properti Rp600 Miliar Bakal Dioptimalkan
Kredit Foto: Istimewa
PT Bhaktiagung Propertindo Tbk (BAPI) bersiap merealisasikan rencana akuisisi anak usaha Nanoland Group (NANO), PT Graha Nanotech Indonesia (GNI). Langkah ini menjadi kelanjutan dari kerja sama yang telah terjalin sebelumnya sekaligus bagian dari strategi ekspansi perseroan dalam memperkuat fundamental bisnis.
Melalui aksi tersebut, BAPI tidak hanya memperluas portofolio, tetapi juga berupaya mengoptimalkan aset yang telah dimiliki. Nanoland akan mengambil peran dalam pengelolaan jangka panjang aset properti BAPI dengan nilai sekitar Rp600 miliar. Pengelolaan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas aset serta mendorong terciptanya pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Nanoland sendiri dikenal memiliki sejumlah proyek properti dengan konsep green energy dan green building. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan tren pengembangan properti modern yang berbasis keberlanjutan, sekaligus mencerminkan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang kini semakin menjadi perhatian investor, terutama investor institusi global.
Investment Director BAPI, Edi Suyitno menyebut Sinergi antara BAPI dan Nanoland akan menciptakan efisiensi operasional serta memperkuat struktur bisnis secara keseluruhan. Dengan pengelolaan aset yang lebih terintegrasi dan berorientasi jangka panjang, langkah ini berpotensi meningkatkan kualitas pendapatan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru bagi perseroan.
Baca Juga: KESGI Dashboard Resmi Diluncurkan, Dorong Akselerasi Bisnis Hijau
Selain itu, integrasi konsep ESG dinilai menjadi nilai tambah signifikan dalam meningkatkan daya tarik BAPI di pasar modal. Di tengah tren investasi yang semakin selektif, perusahaan dengan praktik bisnis berkelanjutan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan kepercayaan investor.
Ke depan, BAPI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan berkelanjutan melalui strategi ekspansi yang terukur, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta penguatan kolaborasi strategis guna menciptakan nilai tambah optimal bagi para pemegang saham.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: