Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguji level 7.700 pada perdagangan Rabu, 15 April 2026.
Sebelumnya, IHSG ditutup dengan kenaikan 2,34% ke level 7.675, didorong oleh penguatan saham-saham perbankan serta sentimen positif dari mayoritas bursa Asia.
Optimisme pasar turut dipicu oleh potensi de-eskalasi konflik dan peluang negosiasi lanjutan antara Iran dan Amerika Serikat yang memberikan angin segar bagi investor global.
"Target penguatan minimal IHSG yang kami berikan sudah tercapai. Saat ini, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave A label hitam atau bagian dari wave B pada label merah, dimana akan membawa IHSG ke rentang 7,700-7,843 sekaligus menguji area resistancenya," kata Tim Analis MNC Sekuritas.
Adapun area koreksi terdekat yang perlu dicermati berada di rentang 7.587-7.639. Sementara itu, level support berada di 7.488 dan 7.351, sedangkan resistance di 7.700 dan 7.861.
Baca Juga: Asing Diam-diam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Melejit 2%
Baca Juga: IHSG Terus Meningkat, Ramuan Reformasi Pasar Modal OJK Terbukti Manjur
Rekomendasi Saham Hari Ini
Di tengah proyeksi tersebut, berikut sejumlah saham yang direkomendasikan:
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Spec Buy
BBNI menguat 1,63% ke 3,740 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Kami memperkirakan, posisi BBNI saat ini sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (5).
Spec Buy: 3,690-3,730
Target Price: 3,850, 3,950
Stoploss: below 3,660
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82% ke 2,550 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatannya masih tertahan MA60. Kami memperkirakan, posisi HRTA sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 2,480-2,540
Target Price: 2,760, 2,900
Stoploss: below 2,450
PT PAM Mineral Tbk (NICL) - Buy on Weakness
NICL menguat 3,19% ke 970 dan masih disertai dengan volume pembelian yang meningkat. Posisi NICL saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave A dari wave (B).
Buy on Weakness: 910-950
Target Price: 1,010, 1,060
Stoploss: below 880
PT Timah Tbk (TINS) - Buy on Weakness
TINS menguat 7,05% ke 3,950 dan masih didominasi oleh volume pembelian yang meningkat. Saat ini, posisi TINS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B).
Buy on Weakness: 3,780-3,910
Target Price: 4,110, 4,260
Stoploss: below 3,670
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: