Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Terus Meningkat, Ramuan Reformasi Pasar Modal OJK Terbukti Manjur

IHSG Terus Meningkat, Ramuan Reformasi Pasar Modal OJK Terbukti Manjur Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir dinilai menjadi sinyal positif atas meningkatnya kepercayaan investor terhadap arah reformasi pasar modal Indonesia.

Di tengah ketidakpastian global, tren ini mencerminkan respons pasar yang kian konstruktif terhadap berbagai kebijakan yang digulirkan regulator.

Perlu diketahui, pada Selasa (14/4/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 175,76 poin atau 2,34% ke level 7.675,95 . Dengan demikian, tren penguatan IHSG masih terus berlanjut.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri menegaskan bahwa penguatan IHSG merupakan hasil dari reformasi pasar modal yang tengah dilakukan. Tidak hanya itu, saham domestik kini bergerak menuju transparansi yang lebih tinggi dan semakin selaras dengan standar global.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyampaikan bahwa sejumlah kebijakan baru telah dirancang untuk menjawab kekhawatiran pelaku pasar, termasuk dari penyedia indeks global.

Langkah tersebut mencakup peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen, keterbukaan data pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, hingga kewajiban pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO). Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat integritas dan akuntabilitas pasar modal Indonesia.

Baca Juga: IHSG Siang Ini Melejit 2,14% ke 7.660, BRPT, DSSA dan BBTN Top Gainers LQ45

Senior Market Chartist Nafan Aji Gusta melihat bahwa respons positif pasar tidak lepas dari konsistensi reformasi yang dijalankan.

Ia mencontohkan keputusan FTSE Russell yang tetap menempatkan Indonesia dalam kategori secondary emerging market sebagai indikator kepercayaan global.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement