Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Oppo A6s Pro Meluncur, Andalkan Baterai 7.000 mAh dan Ketahanan Ekstrem

        Oppo A6s Pro Meluncur, Andalkan Baterai 7.000 mAh dan Ketahanan Ekstrem Kredit Foto: Oppo
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Oppo A6s Pro meluncur di China dengan positioning yang cukup jelas. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang butuh perangkat awet, kuat, dan siap dipakai berat seharian.

        Dengan baterai 7.000 mAh, sertifikasi tahan air dan debu tinggi, serta bodi berlapis pelindung, Oppo tampak ingin menjual ketahanan sebagai nilai utama.

        Pemesanan awal sudah dibuka dan penjualan resminya dijadwalkan mulai 17 April 2026. Harga jualnya berada di kisaran 2.199 yuan hingga 2.999 yuan atau sekitar Rp5,5 juta sampai Rp7,5 juta.

        Di pasar yang makin ramai dengan ponsel berperforma tinggi, Oppo memilih jalur berbeda lewat penekanan pada durabilitas. Strategi ini membuat A6s Pro terasa lebih seperti perangkat kerja harian yang tangguh ketimbang ponsel gaya hidup biasa.

        Layar AMOLED Full HD+ 6,57 inci dengan refresh rate 120 Hz tetap menjadi salah satu daya tariknya. Namun, fokus utamanya bukan di sisi visual semata, melainkan pada pengalaman pakai yang stabil dan nyaman dalam jangka panjang.

        Untuk performa, Oppo membekali perangkat ini dengan chipset Dimensity 6360 Max dari MediaTek. Chip itu dipasangkan dengan sistem pendingin ruang uap 4.300 milimeter persegi agar kinerja tetap terjaga saat dipakai intensif.

        Oppo juga menyediakan RAM hingga 12 GB dan penyimpanan internal sampai 512 GB. Konfigurasi ini menunjukkan bahwa perangkat tahan lama ini tetap tidak dikorbankan dari sisi kapasitas dan kelancaran multitasking.

        Sektor kamera memang bukan sorotan utama, tetapi Oppo tetap memberi bekal yang cukup lewat kamera utama 50 MP dan sensor depth 2 MP. Kamera depan 16 MP juga disiapkan untuk kebutuhan selfie dan panggilan video harian.

        Yang membuat A6s Pro menonjol justru ada pada baterai 7.000 mAh yang diklaim sanggup bertahan lebih dari sehari penuh. Untuk kelas harga menengah, kapasitas sebesar ini jelas jadi nilai jual utama.

        Dukungan pengisian cepat 80 W ikut memperkuat konsep ponsel tahan lama yang tetap praktis. Pengguna tidak hanya diberi baterai besar, tetapi juga waktu isi daya yang jauh lebih singkat.

        Di sisi proteksi, Oppo memasang kaca Crystal Shield dan sertifikasi MIL-STD-810H. Perangkat ini juga mengantongi rating IP66, IP68, dan IP69, yang berarti lebih siap menghadapi debu, air, dan kondisi ekstrem.

        Pilihan warna yang disediakan terdiri atas putih, biru, dan perak. Opsi ini membuat perangkat tetap terlihat modern meski fokus utamanya ada pada ketahanan dan efisiensi.

        Kalau dilihat lebih jauh, Oppo A6s Pro bukan dibangun untuk jadi ponsel paling heboh di atas kertas. Posisinya lebih dekat ke perangkat “serba aman” yang menggabungkan baterai jumbo, proteksi tinggi, dan fitur yang masih relevan untuk penggunaan harian.

        Pendekatan seperti ini juga memperlihatkan arah pasar smartphone yang makin spesifik. Sebagian pengguna kini lebih memilih perangkat yang bisa diandalkan seharian penuh ketimbang sekadar mengejar angka performa atau kamera tinggi.

        Oppo A6s Pro masuk sebagai salah satu kandidat menarik di segmen menengah untuk konsumen yang mengutamakan ketahanan. Di tengah persaingan yang padat, justru sisi tahan banting inilah yang jadi pembeda paling jelas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: