Kredit Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun tipis 2,20 poin atau -0,03% ke level 7.621,38 pada perdagangan Kamis, 16 April 2026. Sepanjang sesi, IHSG bergerak dari kisaran level 7.575,52 ke 7.705,03.
Kondisi ini terjadi di tengah harapan adanya perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa pembicaraan tetap berjalan dan dinilai produktif. Menurutnya, terdapat kemungkinan besar terjadinya negosiasi lanjutan dari Iran dan Amerika Serikat.
“Diskusi ini terus berlangsung dan kami merasa baik dengan prospek tercapainya kesepakatan,” ujarnya.
Amerika Serikat juga membuka peluang untuk kembali hadir dalam negosiasi secara tatap muka. Menurut Leavitt, jika pembicaraan tatap muka kembali digelar, besar kemungkinan akan berlangsung di Pakistan
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, melalui platform media sosial Truth Social miliknya pada Rabu (15/4) menyatakan bahwa dialog langsung antara perwakilan Israel dan Lebanon juga akan diselenggarakan pada Kamis (16/4). Ia pun menyampaikan optimismenya terkait upaya perdamaian terkait konflik Timur Tengah.
"Berupaya menciptakan sedikit ruang untuk bernapas antara Israel dan Lebanon. Sudah lama sejak kedua pemimpin melakukan pembicaraan, sekitar 34 tahun. Hal itu akan terjadi besok," tulis Trump dalam unggahannya.
Pergerakan saham pada akhir perdagangan hari ini didominasi tren positif. Sebanyak 356 saham menguat, 318 saham melemah dan 147 saham lainnya stagnan.
Enam sektor cetak rapor hijau, transportasi melesat 3,36%, kesehatan 2,37%, teknologi 1,45%, industrial 0,95%, barang konsumen primer 0,13%, dan keuangan 0,11%.
Sementara lima sektor memerah, infrastruktur -0,60%, bahan baku -0,39%, properti -0,35%, barang konsumen non primer -0,22%, dan energi -0,07%.
Hingga penutupan pasar, IHSG memperjualbelikan 39,1 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,6 juta kali. Nilai transaksi yang dibukukan Rp17,6 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp13.610 triliun.
PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) menjadi saham dengan penurunan paling tajam -14,73% ke Rp191. Disusul PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) yang jatuh -14,66% ke Rp99 dan PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) yang menyusut -14,56% ke Rp282.
Baca Juga: IHSG Sesi I Terkoreksi 0,36% ke 7.596, BRPT, BREN dan DSSA Top Losers LQ45
Baca Juga: Lanjut Lego Saham CUAN, Prajogo Pangestu Kantongi Rp774 Miliar
Saham yang mengalami kenaikan drastis adalah PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) melejit 34,44% ke Rp121, PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) yang terbang 34,33% ke Rp90 dan PT Green Power Group Tbk (LABA) lompat 34,19% ke Rp157.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham terlaris dengan nilai transaksi Rp801,04 miliar, kemudian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp769,34 miliar dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) sebesar Rp722,51 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: