Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        IHSG Anjlok 1,27% ke 7.445 Usai Rupiah Sentuh Level All Time Low

        IHSG Anjlok 1,27% ke 7.445 Usai Rupiah Sentuh Level All Time Low Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencetak rapor merah pada akhir sesi pertama perdagangan Kamis, 23 April 2026. Mengacu data RTI, IHSG anjlok 95,64 poin atau -1,27% ke level 7.445,96.

        Pada perdagangan pagi tadi, IHSG sempat berada di zona hijau dan menempati titik tertinggi hariannya di level 7.582,50. Sementara titik terendahnya berada pada 7.422,48.

        Tekanan terhadap IHSG terjadi seiring dengan pelemahan rupiah. Melansir Bloomberg, rupiah sempat jatuh hingga 17.310 per dolar AS. Ini menjadi level terendah rupiah sepanjang masa (all time low) yang baru secara intraday. 

        Adapun pelemahan rupiah terjadi seiring kembali meningkatnya harga minyak global akibat masih berlanjutnya gangguan pasokan di Selat Hormuz, dengan harga minyak brent naik sekitar 1,6% ke US$103,5/barrel pada intraday hari ini.

        Pergerakan saham pada siang hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 445 saham melemah, 227 saham menguat dan 145 saham lainnya mendatar. 

        Sepuluh sektor memerah, industrial terjun -2,42%, bahan baku -1,96%, barang konsumen non primer -1,77%, teknologi -1,50%, infrastruktur -1,15%, energi -1,11%.

        Sektor kesehatan -0,92%, properti -0,64%, keuangan -0,60%, barang konsumen primer -0,12%. Sementara itu, hanya sektor transportasi satu-satunya yang naik 2,77%.

        Hingga pertengahan hari ini, IHSG sudah membukukan nilai transaksi Rp11,6 triliun. Hal itu diperoleh dari adanya perdagangan 32,42 miliar lembar saham dengan frekuensi 1.895.485 kali. 

        Baca Juga: Tambah Free Float, BRPT Lepas 38,4 Juta Saham BREN

        Baca Juga: BEI Bongkar Isi Pembicaraan dengan MSCI usai Rebalancing Saham RI

        Ditinjau dari indeks LQ45, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) menjadi top losers dengan koreksi -8,52% ke Rp4.940. Disusul PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) ambruk -4,38% ke Rp2.400 dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) ambles -3,98% ke Rp2.170.

        Di posisi top gainers ada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melesat 3,85% ke Rp2.700, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) menanjak 3,53% ke Rp1.465 dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) terapresiasi 2,65% ke Rp1.745.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: