Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Taiwan Santai Hadapi Sanksi China ke Perusahaan Eropa: Pasokan Senjata Aman

        Taiwan Santai Hadapi Sanksi China ke Perusahaan Eropa: Pasokan Senjata Aman Kredit Foto: IStock/ytwong
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Taiwan menyoroti sanksi yang baru-baru ini dijatuhkan terhadap sejumlah perusahaan dari Eropa oleh China. Hal itu terkait dengan keterlibatan mereka dalam penjualan senjata ke Taipei.

        Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, menilai sanksi yang dijatuhkan tidak akan mengganggu kemampuan pihaknya dalam memperoleh persenjataan. Ia menyatakan bahwa langkah seperti ini bukan pertama kalinya dilakukan Beijing.

        Baca Juga: China Diam-diam Bersiap Perang Dagang Lagi dengan Amerika Serikat

        "Namun, saya pikir tindakan seperti ini tidak memengaruhi kemampuan kami untuk terus mendapatkan barang melalui berbagai jalur yang beragam," ujarnya.

        Taiwan selama ini memperoleh sebagian besar persenjataannya dari Amerika Serikat. Negara Eropa sendiri sudah lama menghindari penjualan sistem persenjataan besar ke wilayah tersebut demi menjaga hubungan dengan China.

        Namun Taiwan mulai mendapat dukungan lebih besar dari beberapa negara kawasan euro terutama setelah invasi dari Rusia ke Ukraina di 2022. Empat dari tujuh perusahaan yang terkena sanksi berasal dari Republik Ceko.

        Adapun Koo juga buka suara terkait kemungkinan pembelian senjata dari Jepang. Ia menyatakan hal itu belum memungkinkan karena belum adanya perjanjian transfer teknologi pertahanan antara kedua pihak.

        "Di masa depan tidak ada yang bisa dikesampingkan, tetapi saat ini belum ada perjanjian," katanya.

        Taiwan menegaskan akan terus memperluas sumber pengadaan senjata untuk mengurangi ketergantungan dan memastikan kesiapan pertahanan tetap terjaga.

        Sebelumnya, Kementerian Perdagangan China melarang ekspor barang dual-use kepada tujuh perusahaan tersebut karena keterlibatan mereka dalam penjualan senjata ke Taiwan. Langkah ini tergolong jarang karena menyasar perusahaan Eropa dalam isu Taiwan.

        China selama ini kerap menggunakan sanksi sebagai alat tekanan, termasuk terhadap perusahaan senjata dari Amerika Serikat. Hal itu karena mereka menjual persenjataan ke Taiwan.

        Baca Juga: Iran Ajukan Proposal Baru ke Amerika Serikat, Begini Isinya!

        Soal Jepang, Tokyo sendiri mulai melonggarkan aturan ekspor senjata, yang mana hal itu memicu kekhawatiran dari China. Hubungan Tokyo-Beijing juga memburuk setelah pernyataan kontroversial dari Perdana Menteri Sanae Takaichi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: