Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencermati pergerakan saham yang mengalami lonjakan tidak wajar. Kali ini, saham PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) masuk dalam radar pengawasan karena terindikasi Unusual Market Activity (UMA).
"Dalam rangka perlindungan Investor, dengan ini kami menginformasikan adanya peningkatan harga pada saham PT Multisarana Intan Eduka Tbk (MSIE) dan PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity)," kata Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono.
Pergerakan saham MSIE terbilang sangat agresif. Dalam sepekan, saham ini melonjak 30,23% dan bahkan melesat hingga 173,17% dalam sebulan terakhir. Setelah pengumuman UMA, pada sesi pertama perdagangan Kamis (30/4), saham MSIE masih melanjutkan kenaikan sebesar 9,8% ke level Rp112.
Sementara itu, saham HBAT juga mencatatkan penguatan signifikan. Dalam sepekan, saham ini naik 21,39% dan menguat 49,41% dalam sebulan. Pada perdagangan terkini, sahamnya terpantau stagnan di level Rp505.
Baca Juga: Saham BAPA Kena Suspensi Bursa, BOBA Kembali Diperdagangkan
Baca Juga: IHSG Kamis (30/4) Berpeluang Uji Level 7.188, Analis Rekomendasikan 4 Saham
Yulianto menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak serta-merta mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap regulasi di pasar modal. "Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ujar Yulianto.
Sebagai langkah kehati-hatian, ia mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja serta keterbukaan informasi emiten, mengkaji rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS serta mempertimbangkan berbagai kemungkinan risiko sebelum mengambil keputusan investasi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri