Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        OSO Gembleng 525 Legislator Hanura untuk Berani Bersuara Demi Rakyat di Bimteknas Pontianak

        OSO Gembleng 525 Legislator Hanura untuk Berani Bersuara Demi Rakyat di Bimteknas Pontianak Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), secara resmi membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) bagi 525 anggota DPRD Fraksi Hanura se-Indonesia.

        Acara yang digelar di Novotel Gajahmada, Pontianak, Kalimantan Barat pada Jumat (1/4/2026) malam ini menjadi panggung bagi OSO untuk memompa semangat juang sekaligus menyentil para kader yang kinerjanya dinilai pasif.

        Pembukaan acara tersebut ditandai dengan seremoni pemukulan gong oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra.

        Dalam pidato arahannya, OSO menekankan bahwa tolok ukur keberhasilan dalam memajukan daerah tidak ditentukan oleh banyaknya jumlah kursi dewan yang diraih, melainkan dari kualitas dan keberanian para wakil rakyatnya.

        "Mulai detik ini saudara harus berkualitas, harus berani. Berani menegakkan keadilan, berani menetapkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,” tegasnya di hadapan para legislator Hanura.

        Mantan Ketua DPD RI periode 2017–2019 itu juga mengkritisi fenomena anggota dewan yang hanya duduk manis tanpa menyuarakan aspirasi masyarakat secara maksimal.

        "Banyak orang menjadi anggota DPR, tapi banyak juga yang tidak berkontribusi. Bahkan, tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,” ujarnya.

        Menyikapi kondisi tersebut, OSO menjelaskan bahwa Partai Hanura kini mengambil langkah tegas dengan mengusung tagline baru yang berfokus pada keberpihakan kepada daerah. Setiap anggota dewan dituntut memiliki tanggung jawab penuh terhadap daerah pemilihannya.

        “Hanya saudara yang bisa membela daerah saudara. Tidak mungkin daerah lain membela daerah kita. Sebab itu, saudara yang dipilih harus berjuang untuk kepentingan daerah,” katanya.

        Ia menambahkan, keberpihakan tersebut harus diwujudkan melalui pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kemandirian daerah. Situasi global yang tidak menentu, menurutnya, turut berdampak pada kesulitan ekonomi masyarakat di tingkat bawah.

        OSO juga mengingatkan agar jabatan sebagai anggota dewan tidak disalahgunakan.

        "Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja. Bukan saudara menikmati kehidupan sebagai anggota DPRD, sementara masyarakat tidak merasakan manfaatnya!" tegasnya.

        Di penghujung pidatonya, OSO mengingatkan bahwa para kader selalu berada dalam pengawasan publik dan konstituen. Ia tidak ingin muruah Partai Hanura dipandang sebelah mata akibat kinerja kader yang buruk dan tidak berani mengambil sikap.

        “Kalau tidak berani, saudara akan menjadi ejekan. ‘DPR apa itu? Apalagi Hanura.’ Saya tidak mau saudara dihina, saya juga tidak mau partai saya dihina. Saya percaya saudara semua adalah orang-orang terpilih dan harus siap berjuang ke depan,” pungkasnya.

        Acara pembukaan Bimteknas Hanura ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting dan kepala daerah. Hadir di antaranya Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat usungan Hanura pada Pilkada 2024, serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

        Bimteknas kali ini juga menghadirkan sejumlah pemateri nasional, seperti Rocky Gerung dan Yunarto Wijaya, yang memberikan pembekalan guna menajamkan daya kritis para legislator Hanura.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: