Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Israel Intensifkan Operasi Militer, Warga Lebanon Selatan Diminta Mengungsi

        Israel Intensifkan Operasi Militer, Warga Lebanon Selatan Diminta Mengungsi Kredit Foto: Al-jazeera
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Israel mengintensifkan operasi militer di perbatasan selatan Lebanon dan meminta warga sipil mengungsi, menandai meningkatnya eskalasi konflik di tengah rapuhnya gencatan senjata dengan Hizbullah.

        Melansir Reuters pada Minggu (3/5/2026), militer Israel meminta penduduk di 11 kota dan desa di Lebanon selatan untuk segera meninggalkan rumah mereka dan bergerak ke area terbuka dengan jarak setidaknya 1.000 meter.

        Langkah ini disebut sebagai tindakan pencegahan di tengah operasi militer yang sedang berlangsung di wilayah tersebut. Israel menyatakan bahwa mereka tengah melakukan operasi terhadap Hizbullah setelah apa yang mereka gambarkan sebagai pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

        Dalam peringatannya, Israel juga menegaskan bahwa siapapun yang berada di dekat pejuang atau fasilitas milik Hizbullah berpotensi berada dalam bahaya.

        Di lapangan, Israel dilaporkan terus melancarkan serangan di berbagai wilayah Lebanon selatan. Pasukan Israel juga masih menduduki sebagian wilayah di selatan negara itu, termasuk melakukan penghancuran rumah-rumah yang mereka klaim sebagai infrastruktur yang digunakan oleh Hizbullah.

        Baca Juga: Pakar: Hambatan Utama Negosiasi Amerika Serikat-Iran Bukan Soal Nuklir

        Sementara itu, kelompok yang didukung Iran tersebut tetap melanjutkan serangan menggunakan drone dan roket. Serangan diarahkan tidak hanya ke pasukan Israel yang berada di wilayah Lebanon, tetapi juga ke kawasan Israel bagian utara.

        Situasi ini menunjukkan ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon masih tinggi dan berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: