Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Adira Ungkap Tantangan Besar Pembiayaan Kendaraan Listrik

        Adira Ungkap Tantangan Besar Pembiayaan Kendaraan Listrik Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menilai ekosistem kendaraan listrik di Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan yang berpotensi memengaruhi risiko pembiayaan, meskipun perkembangannya terlihat positif di awal tahun.

        Berdasarkan data Adira, pembiayaan motor listrik meningkat dari Rp4,9 miliar pada kuartal I 2025 menjadi Rp7,3 miliar pada kuartal I 2026.

        Wakil Direktur Utama Adira Finance, Niko Kurniawan Bonggowarsito, mengatakan bahwa hingga saat ini perusahaan terus mencermati kesiapan ekosistem sebagai bagian dari manajemen risiko dalam penyaluran pembiayaan.

        “Adira Finance melihat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan progres yang cukup baik, baik dari sisi regulasi, pilihan produk, maupun infrastruktur pendukung. Namun demikian, ekosistem ini masih dalam tahap berkembang dan perlu terus diperkuat, khususnya terkait pemerataan infrastruktur, kesiapan layanan purna jual, serta kepastian nilai kendaraan di pasar sekunder,” ujarnya kepada Warta Ekonomi, Selasa (5/5/2026).

        Baca Juga: Purbaya Kasih Subsidi Rp5 Juta untuk Motor Listrik, Adira Siap Gas Pembiayaan

        Baca Juga: Purbaya Siapkan Insentif 200 Ribu untuk Mobil EV dan Motor Listrik di Awal Juni

        Faktor-faktor tersebut menjadi aspek krusial dalam menentukan kualitas pembiayaan. Selain itu, ketidakpastian nilai kendaraan di pasar sekunder serta keterbatasan infrastruktur menjadi pertimbangan utama dalam pengelolaan risiko portofolio.

        Perusahaan juga menilai bahwa kesiapan ekosistem tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh ketersediaan layanan pendukung seperti jaringan pengisian daya dan layanan after-sales service yang memadai. Untuk menjaga kualitas portofolio, Adira menekankan pendekatan komprehensif dalam pembiayaan kendaraan listrik, termasuk mempertimbangkan profil konsumen dan prospek nilai aset.

        “Faktor-faktor tersebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan risiko pembiayaan EV, sehingga kami terus melakukan kajian secara komprehensif agar dapat menghadirkan solusi pembiayaan yang kompetitif sekaligus menjaga kualitas portofolio,” kata Niko.

        Baca Juga: Ekosistem Jadi Kunci Adopsi Motor Listrik di Indonesia

        Baca Juga: WOM Finance Sebut Subsidi Rp5 Juta Bakal Dongkrak Pembiayaan Motor Listrik

        Secara bertahap, Adira akan terus memantau perkembangan ekosistem kendaraan listrik sambil menyesuaikan strategi pembiayaan dengan dinamika pasar dan kesiapan infrastruktur.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: