- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Betah di Zona Hijau, IHSG Hari Ini Ditutup Meroket 1,15% ke Level 7.174
Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) betah di zona hijau hingga akhir perdagangan Kamis, 7 Mei 2026. Berdasarkan data RTI, IHSG meroket 81,85 poin atau 1,15% ke 7.174,32 usai bergerak dari kisaran level 7.107,17 ke 7.207,07.
Penguatan indeks ditopang sentimen global terkait koreksi harga minyak mentah karena meredanya kecemasan akan meningkatnya kembali eskalasi konflik AS-Iran.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio, secara resmi mengumumkan operasi militer AS terhadap Iran telah berakhir.
Ia menjelaskan bahwa militer AS kini beralih pada Project Freedom, sebuah operasi yang diluncurkan Pentagon pada Senin (4/5) untuk mengawal kapal-kapal komersial yang terdampar agar bisa keluar dari Selat Hormuz.
Menurut Rubio, prioritas utama Washington saat ini adalah mengamankan dan membuka kembali jalur energi global yang krusial tersebut.
Pergerakan saham pada sore ini didominasi tren positif. Sebanyak 361 saham bergerak naik, 295 saham bergerak turun dan 160 saham tidak bergerak.
Delapan sektor berhasil menguat, kesehatan 2,01%, keuangan 1,98%, properti 1,33%, infrastruktur 1,29%, industrial 1,03%, barang konsumen primer 0,88%, teknologi 0,48%, barang konsumen non primer 0,44%.
Di zona merah, terdapat tiga sektor, yakni bahan baku ambles -1,62%, transportasi -1,36% dan sektor energi terpantau melorot -1,24%.
Hingga akhir sesi, IHSG mencatatkan volume perdagangan 42 miliar lembar saham dengan frekuensi 2,6 juta kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan Rp22 triliun dengan kapitalisasi pasar Rp12.808 triliun.
Baca Juga: Wahana Interfood (COCO) Bidik Akuisisi 99,99% Saham Produsen Momogi
Baca Juga: Ekonomi RI Tertinggi di G20, Pemerintah Kawal Pasar Modal Hadapi Capital Outflow
Posisi saham top gainers diisi PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) melesat 35% ke Rp162, PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) melejit 34,15% ke Rp220 dan PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) menanjak 25% ke Rp320.
Di jajaran top losers ada PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) anjlok -11,9% ke Rp111, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) terperosok -11,76% ke Rp4.200 dan PT Haloni Jane Tbk (HALO) jeblok -10,99% ke Rp81.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: