Kredit Foto: Istimewa
Pemerintah menargetkan inflasi tetap terkendali pada level 2,5±1,0% secara tahunan (year on year/yoy) dan menjaga nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.800-Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2027 di tengah tekanan global, volatilitas pasar keuangan, dan tingginya ketidakpastian geopolitik.
Target tersebut tercantum dalam Rancangan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027 yang menegaskan penguatan sinergi kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, dan sektor keuangan untuk menopang pertumbuhan ekonomi tinggi sekaligus menjaga stabilitas makroekonomi.
“Kebijakan moneter tahun 2027 diarahkan untuk menjaga inflasi dalam rentang sasaran 2,5±1,0 persen (YoY) dan stabilitas nilai tukar rupiah pada kisaran Rp16.800-Rp17.500 per US$,” tulis pemerintah dalam dokumen RKP 2027.
Baca Juga: Penerimaan Pajak 2027 Ditargetkan 10,5%, Pemerintah Andalkan Coretax dan Windfall Tax
Baca Juga: Purbaya: Saya Sebel Sama yang Bilang Gara-gara Fiskal Rupiah Jeblok
Pemerintah menyebut arah kebijakan tersebut ditempuh melalui penetapan suku bunga acuan yang responsif, penguatan komunikasi kebijakan, pengendalian inflasi pangan, hingga peningkatan efektivitas transmisi kebijakan moneter ke sektor riil dan sektor keuangan.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Annisa Nurfitri