Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Tak Sekadar Pengganti, PGN Gagas Sebut CNG Perkaya Pilihan Energi Nasional

        Tak Sekadar Pengganti, PGN Gagas Sebut CNG Perkaya Pilihan Energi Nasional Kredit Foto: PT Gagas Energi Indonesia
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas), anak perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), menyambut positif langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang tengah melakukan kajian komprehensif terkait pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai bagian dari bauran energi nasional. Langkah ini dipandang sebagai momentum penting untuk memperluas akses energi berbasis gas bumi domestik secara berkelanjutan.

        Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan CNG merupakan upaya memperkaya pilihan energi nasional yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah. Menurutnya, CNG hadir untuk memberikan akses energi yang andal dan terjangkau bagi masyarakat serta pelaku usaha.

        “Kami melihat ini bukan soal menggantikan satu energi dengan energi lain, melainkan memperluas pilihan. Masyarakat maupun pelaku usaha membutuhkan akses terhadap beragam sumber energi yang andal, terjangkau, dan berbasis sumber daya dalam negeri. CNG merupakan salah satu opsi energi yang telah tersedia dan dapat terus dikembangkan secara bertahap sesuai dengan arah kebijakan pemerintah,” ujar Santiaji dalam keterangannya dikutip, Kamis (7/5/2026).

        Berdasarkan data operasional tahun 2025, PGN Gagas telah menyalurkan sekitar 4.656.449 MMBTU gas bumi melalui layanan CNG dan LNG (Liquefied Natural Gas) untuk segmen industri, komersial, UMKM, hingga transportasi. Di sektor transportasi, perusahaan mengoperasikan 14 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di 7 provinsi yang melayani rata-rata 2.200 kendaraan per hari melalui layanan Gasku.

        Sementara itu, layanan Gaslink yang menyasar segmen industri, komersial, dan UMKM telah melayani lebih dari 600 pelanggan dengan total penyaluran mencapai 4.067.002 MMBTU sepanjang tahun lalu. Keunggulan layanan ini didukung oleh infrastruktur fasilitas kompresi gas dan armada Gas Transport Module (GTM) yang terintegrasi dengan jaringan pipa PGN.

        Santiaji menambahkan bahwa sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, PGN Gagas berkomitmen untuk tumbuh bersama dan melengkapi ekosistem energi nasional yang sudah ada, tanpa bersaing dengan jenis energi lainnya.

        Baca Juga: Anak Usaha PGN Siap Pasok CNG 3 Kg

        Baca Juga: Melesat 46%, PGN Serok Cuan Rp1,55 Triliun di Triwulan I 2026

        “Semakin beragam pilihan energi yang tersedia, semakin kuat ketahanan energi kita sebagai bangsa. CNG hadir sebagai salah satu opsi yang melengkapi energi eksisting dalam kerangka bauran energi nasional,” tambah Santiaji.

        Ke depan, PGN Gagas menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi aktif dengan Kementerian ESDM dan para pemangku kepentingan dalam proses kajian kebijakan, distribusi, hingga edukasi pemanfaatan CNG kepada pasar. 

        “Kami siap berkontribusi secara optimal sebagai mitra pemerintah, sesuai dengan kebutuhan dan arah kebijakan yang ditetapkan, dalam mendukung terwujudnya kemandirian dan ketahanan energi nasional,” tutup Santiaji.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: