Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sempat Dibuka Menguat, IHSG Pagi Ini (8/5) Pindah ke Zona Merah

        Sempat Dibuka Menguat, IHSG Pagi Ini (8/5) Pindah ke Zona Merah Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 8,64 poin atau 0,12% ke level 7.182,96 pada perdagangan Jumat, 8 Mei 2026. Mengacu data RTI pada pukul 09.05 WIB, IHSG kemudian merosot ke zona merah dengan koreksi 14,02 poin atau -0,20% ke 7.160,29.

        Pada perdagangan terakhir, IHSG kembali ditutup menguat sebesar 1,15% menuju level 7,174 dengan net foreign sell sebesar Rp 360M di pasar reguler. 

        Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa penguatan ditopang sentimen global membaik setelah Wall Street kembali mencetak rekor penutupan tertinggi di tengah peluang meredanya tensi Timur Tengah, menyusul proposal baru dari AS kepada Iran untuk mengakhiri konflik. 

        Dari domestik, pasar juga merespons positif langkah Presiden Prabowo yang menyetujui tujuh kebijakan baru Bank Indonesia guna menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global.

        "Secara teknikal, IHSG mempunyai potensi untuk kembali menguat dengan level support terdekat pada psikologis 7,100 dan resistance pada 7,325. Pasar akan terus mencermati perkembangan konflik dan juga rilis data cadangan devisa negara pada hari ini yang akan berpengaruh terhadap pergerakan mata uang rupiah," kata Reza. 

        Pergerakan saham pada awal perdagangan hari ini didominasi tren negatif. Sebanyak 294 saham melemah, hanya 195 saham yang menguat dan 198 saham mendatar. 

        Per pagi hari ini, IHSG sudah mencatatkan volume perdagangan 3,4 miliar lembar saham dengan frekuensi 188.995 kali. Adapun nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp1,1 triliun. 

        Baca Juga: IHSG Jumat (8/5) Berpeluang Menguat, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini

        PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) memimpin posisi saham top losers dengan koreksi -12,26% ke Rp680. Diikuti PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) anjlok -10,33% ke Rp434 dan PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE) ambles -9,66% ke Rp131. 

        Di jajaran top gainers ada PT Formosa Ingredient Factory Tbk (BOBA) melesat 22,14% ke Rp342 dan PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) melejit 18% ke Rp7.375 dan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) menanjak 17,28% ke Rp190. 

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: