Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pengeluaran Diam-Diam Naik? Ini 5 Hal yang Harus Dicek

        Pengeluaran Diam-Diam Naik? Ini 5 Hal yang Harus Dicek Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Tekanan ekonomi dan kenaikan pengeluaran rumah tangga dinilai membuat masyarakat perlu mengevaluasi kembali kondisi keuangan pada pertengahan 2026 agar target finansial tahunan tetap terjaga. Maybank Indonesia menilai perubahan pola konsumsi dan kebutuhan likuiditas menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas keuangan individu di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

        Head of Wealth Management Maybank Indonesia, Aliang Sumitro, mengatakan evaluasi strategi keuangan menjadi semakin penting memasuki kuartal kedua tahun ini, terutama untuk menjaga keseimbangan arus kas dan keberlanjutan target investasi.

        “Dalam kondisi yang dinamis, likuiditas bukan hanya soal ketersediaan dana, tetapi fondasi untuk menjaga stabilitas sekaligus membuka ruang pertumbuhan aset,” ujar Aliang, dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

        Menurutnya, terdapat lima aspek utama yang perlu diperiksa masyarakat agar kondisi keuangan tetap sehat hingga akhir tahun. Pertama, mengevaluasi kembali arus kas (cash flow) bulanan untuk memastikan pemasukan dan pengeluaran tetap seimbang.

        Aliang menyebut perubahan kecil pada pola pengeluaran sering kali tidak disadari dan berpotensi mengganggu pencapaian target keuangan tahunan.

        Kedua, menjaga dana likuid dan dana darurat tetap tersedia setara tiga hingga enam bulan pengeluaran rutin. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak tanpa mengganggu alokasi investasi atau tabungan jangka panjang.

        Ketiga, masyarakat diminta mulai meninjau pengeluaran yang dinilai tidak efisien, seperti langganan yang jarang digunakan, belanja impulsif, maupun biaya kecil berulang yang menggerus arus kas.

        Keempat, mengevaluasi perkembangan target keuangan seperti tabungan, investasi, maupun rencana pembelian aset hingga akhir tahun. Menurut Aliang, pertengahan tahun menjadi momentum untuk menyesuaikan target jika realisasi belum sesuai rencana awal.

        Baca Juga: Menabung Emas Syariah Lagi Naik Daun, Ini Tips Biar Aman & Halal

        Baca Juga: 5 Kebiasaan Mengatur Keuangan yang Bikin Kantong Tetap Aman

        Baca Juga: 5 Aplikasi Aman untuk Mengelola Keuangan dan Investasi Digital

        Kelima, strategi keuangan dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan terkini. Fleksibilitas disebut menjadi faktor penting agar kebutuhan jangka pendek tetap terpenuhi tanpa mengorbankan tujuan finansial jangka panjang.

        “Yang harus disadari para nasabah dalam upaya menjaga kesehatan finansial agar tetap on track bukan hanya soal disiplin di awal tahun, tetapi juga konsisten mengevaluasi dan menyesuaikan strategi di tengah perjalanan,” kata Aliang.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: