Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sosok di Balik Alasan 12 Mei Diperingati sebagai Hari Perawat Sedunia

        Sosok di Balik Alasan 12 Mei Diperingati sebagai Hari Perawat Sedunia Kredit Foto: Historic UK
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hari Perawat Internasional diperingati setiap tanggal 12 Mei di berbagai negara di dunia. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang hari kelahiran Florence Nightingale, tokoh yang dikenal sebagai pelopor keperawatan modern.

        Melansir International Council of Nurses (ICN), peringatan Hari Perawat Internasional menjadi momentum untuk menghargai dedikasi para perawat dalam menjaga sistem kesehatan global.

        Baca Juga: Kemenkes Ungkap Fakta Penting soal Hantavirus Usai Kasus di Kapal Pesiar

        Florence Nightingale dikenal sebagai sosok yang merevolusi dunia keperawatan pada abad ke-19. Ia memperkenalkan standar pelayanan medis dan prosedur keperawatan modern yang kemudian menjadi dasar praktik keperawatan hingga saat ini.

        Dilansir dari National Day Calendar, Florence Nightingale aktif menulis dan membagikan metode keperawatan melalui berbagai karya tulis. Kontribusinya tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga dalam pengolahan data statistik.

        Ia dikenal sebagai ahli statistik yang mampu menyajikan hasil penelitian menggunakan grafik dan data visual. Bahkan, salah satu bentuk awal diagram lingkaran disebut dikembangkan olehnya untuk membantu menjelaskan kondisi kesehatan dan kematian tentara pada masa perang.

        Peringatan Hari Perawat Internasional tahun 2026 mengangkat tema “Our Nurses. Our Future. Caring for nurses strengthens economies” atau “Perawat Kita, Masa Depan Kita. Merawat Perawat Memperkuat Perekonomian.”

        Tema tersebut menyoroti pentingnya mendukung dan memberdayakan tenaga perawat agar mampu memberikan pelayanan kesehatan secara optimal kepada masyarakat.

        ICN menyebut tema ini juga menjadi seruan global untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, adil, dan mendukung praktik serta kepemimpinan perawat di berbagai sektor kesehatan.

        Tema tersebut diangkat karena dunia kesehatan saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari kekurangan tenaga kesehatan, meningkatnya kebutuhan layanan medis, hingga dampak konflik dan perubahan iklim.

        Di tengah berbagai tekanan tersebut, para perawat tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga pelayanan kesehatan dan melindungi masyarakat.

        Meski demikian, dedikasi dan pengorbanan tenaga perawat dinilai masih sering belum diimbangi dengan dukungan dan penghargaan yang memadai.

        Baca Juga: Netizen Soroti Harta Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR: Kekayaan dan Aset Kok Beda?

        Hari Perawat Internasional pun menjadi pengingat pentingnya peran perawat tidak hanya dalam sistem kesehatan, tetapi juga dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel:

        Berita Terkait