- Home
- /
- Government
- /
- Government
Prabowo Dorong Swasembada, Panen Raya Jagung Serentak Hasilkan 1,23 Juta Ton
Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dan meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Terlihat, presiden turun langsung ke area panen bersama petani dan mengoperasikan kendaraan panen modern jenis Combine Corn Harvester. Selain itu, dengan kehadiran Presiden di lokasi panen dinilai menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap modernisasi alat pertanian dan peningkatan efisiensi produksi pangan nasional.
Aksi panen raya jagung ini dilakukan secara serentak di berbagai wilayah Indonesia dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, unsur TNI-Polri, kelompok tani, hingga pelaku sektor pangan.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa panen raya kuartal II tahun 2026 dilakukan di lahan seluas 189.760 hektare dengan estimasi produksi mencapai sekitar 1,23 juta ton jagung.
“Sebanyak 100 ton jagung hasil panen tersebut akan diekspor ke Malaysia melalui perbatasan Jagoi-Babang Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (17/5/2026).
Lebih lanjut, khusus di Kabupaten Tuban, panen dilakukan di atas lahan seluas 101,5 hektare yang merupakan kawasan perhutanan sosial. Lahan tersebut diketahui dikelola oleh empat kelompok, yakni KTH Wonolestari, LMDH Jenggolomanik, LMDH Wonomoyo, serta lahan milik PT Semen Indonesia.
Baca Juga: Prabowo soal Kinerja Kapolri: Ini Bukan Saya Sok Muji-Muji Loh, Biasanya Saya Pelit Memuji
“Dari luas lahan tersebut, potensi hasil panen diperkirakan mencapai 609 ton dan seluruh hasil panen akan dikirimkan ke Bulog guna mendukung penguatan cadangan pangan pemerintah dan menjaga stabilitas pasokan,” katanya.
Adanya panen raya jagung serentak ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat swasembada pangan nasional di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat. Selain mendukung cadangan pangan pemerintah, kegiatan ini juga diarahkan untuk membuka peluang pasar ekspor hasil pertanian Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: