Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo Pakai Gaya Micromanagement, Menteri-Menteri Kelelahan hingga Sakit

        Prabowo Pakai Gaya Micromanagement, Menteri-Menteri Kelelahan hingga Sakit Kredit Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto menyebut tingginya ritme kerja di Kabinet Merah Putih telah menyebabkan sejumlah menteri mengalami kelelahan fisik hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

        Dalam sambutannya saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk pada 16 Mei 2026, Prabowo menyebut Kepala BP BUMN dan COO BPI Danantara Dony Oskaria sempat dirawat selama beberapa minggu di rumah sakit akibat memforsir tenaga dalam menjalankan tugas negara.

        Presiden menjelaskan tekanan kerja yang besar tersebut merupakan konsekuensi dari upaya pemerintah mempercepat berbagai program strategis nasional demi memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

        Selain Dony Oskaria, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat beban kerja yang berat. Dalam sebuah media briefing di Jakarta pada akhir April 2026, Purbaya mengakui dirinya sempat mengalami kelelahan fisik.

        Prabowo sebelumnya juga sempat menyinggung pola kepemimpinannya dalam pidato di Forum Bisnis Indonesia-Jepang pada Maret 2026. Dalam kesempatan itu, Presiden mengakui gaya kepemimpinannya yang cenderung melakukan micromanagement dan sangat mendetail.

        Menurut Prabowo, pola kerja tersebut membuat beberapa menteri hingga pingsan di depan umum atau membutuhkan perawatan medis karena harus menangani persoalan-persoalan negara yang berat.

        Di tengah tingginya tekanan kerja kabinet, pemerintah mencatat sejumlah capaian strategis. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen secara tahunan atau year on year (YoY) pada triwulan I 2026.

        Baca Juga: Prabowo Minta Pindad Rancang Mobil Khusus untuk Sapa Warga

        Selain itu, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) disebut telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaatn. Program tersebut dinilai menjadi prestasi logistik berskala besar yang mendapat pengakuan internasional karena mampu dijalankan dalam waktu singkat.

        Pemerintah juga mencatat keberhasilan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah dimanfaatkan oleh 4,5 juta warga negara hingga awal 2026 sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit secara dini di seluruh Indonesia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: