Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Purbaya akan Tentukan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan

        Purbaya akan Tentukan Nasib Dirjen Bea Cukai Minggu Depan Kredit Foto: Istihanah
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait dugaan aliran dana dari pihak Blue Ray Cargo, John Field, kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai yang mencuat dalam persidangan.

        Purbaya menegaskan bahwa dirinya akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait nasib jabatan Dirjen Bea Cukai tersebut.

        “Saya akan ikutin perintah Bapak Presiden,” ujar Purbaya usai menghadiri pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/5/2026).

        Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan pencopotan Dirjen Bea Cukai, Purbaya belum memberikan kepastian. Namun, ia mengisyaratkan keputusan akan diambil dalam waktu dekat.

        “Ya kita lihat minggu depan ya,” katanya singkat.

        Pernyataan itu disampaikan Purbaya saat menjawab pertanyaan awak media mengenai arahan Presiden terkait dugaan keterlibatan pejabat Bea Cukai dalam kasus manipulasi nilai impor atau under-invoicing.

        Ketika wartawan kembali menegaskan apakah pencopotan akan benar-benar dilakukan, Purbaya hanya menegaskan dirinya akan mengikuti instruksi Presiden.

        “Ya kita ikutin perintahnya,” ujarnya.

        Baca Juga: Sikap Menkeu Purbaya Usai Diminta Presiden Prabowo Copot Pimpinan Bea Cukai

        Bahkan saat didesak mengenai kepastian pencopotan dan ditanya apakah sudah bertemu dengan Dirjen Bea Cukai terkait, Purbaya merespons santai.

        “Aduh Bapak-Bapak sentimen amat luh. Maunya cepet-cepet. Nanti kita lihat perkembangannya ya,” ucapnya.

        Langkah tersebut disebut menjadi tindak lanjut atas ketegasan Presiden Prabowo dalam rapat paripurna DPR RI sebelumnya. Dalam pidatonya, Presiden meminta Menteri Keuangan segera mencopot Dirjen Bea Cukai yang terindikasi terlibat dalam praktik manipulasi nilai impor.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: