- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
IHSG Sempat Anjlok ke 5.900, Purbaya Pede Bakal Terbang Lagi ke Level 8.000
Kredit Foto: Cita Auliana
Di tengah tekanan pasar saham yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok hingga menyentuh level 5.900 pada perdagangan Jumat (22/5) pagi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap tampil optimistis.
Purbaya bahkan meyakini IHSG bukan hanya mampu bangkit, tetapi juga berpeluang kembali menembus level psikologis 8.000 dalam waktu mendatang.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia, IHSG dalam sepekan terakhir tercatat melemah 466,54 poin atau turun 7,04 persen menjadi 6.162,04 dari posisi sebelumnya di level 6.628,58.
Meski begitu, Purbaya menilai pelemahan pasar saham saat ini hanya bersifat sementara dan rebound tinggal menunggu momentum yang tepat.
"Saya pikir sih, kalau lihat dari teknikalnya sih, minggu depan udah lari kencang," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Saat ditanya kemungkinan IHSG kembali menyentuh level 8.000, ia menjawab singkat namun penuh keyakinan.
"Bisa (IHSG kembali ke 8.000)," katanya.
Baca Juga: Purbaya Yakin Indonesia Aman dari Krisis Ekonomi: Fundamental Kita Amat Baik
Menurut Purbaya, arah pergerakan saham pada akhirnya akan kembali ditentukan oleh kondisi fundamental ekonomi nasional serta kinerja perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal.
Ia menjelaskan selama ekonomi masih tumbuh positif, maka profitabilitas emiten juga akan meningkat sehingga harga saham seharusnya ikut terdorong naik.
"Pada akhirnya pergerakan harga saham itu tergantung kepada fundamental perusahaannya sendiri kan? Itu akan dipengaruhi oleh fundamental perekonomian," terang Purbaya.
Ia bahkan menilai kondisi saham yang turun ketika perusahaan masih mencetak laba justru menunjukkan banyak saham saat ini berada dalam kondisi murah atau undervalued.
"Kalau ekonominya bagus, profitability juga meningkat. Jadi harusnya sih, nggak mungkin kalau perusahaannya untung, sahamnya jatuh," tutur Purbaya.
Baca Juga: IHSG Ambruk 30% dalam 5 Bulan, Investor Shock!
Oleh karena itu, ia meminta pelaku pasar tidak panik menghadapi tekanan yang sedang terjadi di bursa. Pemerintah, sebut Purbaya, akan terus melakukan berbagai langkah perbaikan ekonomi demi menjaga stabilitas pasar sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap ekonomi Indonesia.
Optimisme Purbaya muncul di tengah sentimen pasar yang masih dibayangi tekanan global dan pelemahan nilai tukar rupiah. Namun pemerintah meyakini kondisi fundamental ekonomi Indonesia tetap cukup kuat untuk menopang pemulihan pasar modal dalam waktu dekat.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: