Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Demonstrasi Puluhan Ribu Karyawan Samsung Electronics, Digelar Voting soal Upah

        Demonstrasi Puluhan Ribu Karyawan Samsung Electronics, Digelar Voting soal Upah Kredit Foto: Samsung
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Puluhan ribu karyawan Samsung Electronics mulai melakukan pemungutan suara (voting) pada Jumat (22/5/2026) untuk menentukan nasib kesepakatan upah sementara tahun 2026.

        Langkah ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan internal yang dipicu oleh ketimpangan tajam dalam pembagian bonus kinerja antar divisi perusahaan.

        Kantor Berita Yonhap melaporkan bahwa sekitar 89.000 anggota serikat pekerja yang memiliki hak suara dapat berpartisipasi dalam voting ini hingga 27 Mei 2026 pukul 10.00 pagi waktu setempat. Kesepakatan upah baru akan resmi disetujui jika mayoritas anggota yang memenuhi syarat ikut memilih dan lebih dari setengahnya menyatakan dukungan.

        Dalam kesepakatan sementara yang tercapai antara manajemen dan serikat pekerja pada Rabu (20/5/2026), terdapat beberapa poin utama yang disepakati seperti kenaikan upah rata-rata sebesar 6,2 persen, penetapan program pinjaman perumahan bagi karyawan dan pengenalan dana bonus khusus untuk divisi semikonduktor atau Device Solution (DS) yang didanai sebesar 10,5 persen dari kinerja bisnis.

        Dari total dana bonus khusus tersebut, sebanyak 40 persen akan dibagikan secara merata ke seluruh divisi. Sementara itu, 60 persen sisanya akan dialokasikan secara spesifik berdasarkan performa dari masing-masing unit bisnis.

        Sistem pembagian bonus ini memicu gelombang protes dari karyawan di divisi Device Experience (DX) yang membawahi bisnis ponsel pintar, peralatan rumah tangga, dan TV.

        Melemahnya pendapatan di sektor tersebut membuat para pekerja divisi DX terancam menerima bonus yang jauh lebih kecil dibandingkan rekan mereka di divisi semikonduktor.

        Imbas dari kekecewaan ini, jumlah keanggotaan serikat pekerja yang berfokus pada divisi DX melonjak drastis dari 2.600 orang menjadi lebih dari 12.000 orang hanya dalam waktu satu hari menjelang pemungutan suara.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: