Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bareng Seskab Teddy, Presiden Prabowo Panen Udang di Kebumen

Bareng Seskab Teddy, Presiden Prabowo Panen Udang di Kebumen Kredit Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung pelaksanaan panen raya udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) Kebumen, Desa Tegal Retno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu.

Berdasarkan siaran YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi menggunakan kendaraan dinas Maung Garuda dan langsung meninjau sejumlah fasilitas tambak modern tersebut.

Baca Juga: Soal Prabowo Tertibkan Ekspor Lewat PT DSI, Said Didu Sebut 5 Praktik yang Harus Diberantas

Dalam kunjungan itu, Presiden didampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Sekretariat Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo terlihat mempraktikkan langsung proses panen udang menggunakan metode jaring bersama para petugas tambak.

Presiden juga mengamati proses pengambilan udang dari kolam budidaya sambil berdialog dengan petugas lapangan mengenai operasional tambak dan hasil produksi kawasan tersebut.

Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan Kebumen merupakan proyek strategis nasional yang dibangun pada periode 2022-2023.

Kawasan budidaya modern itu memiliki total luas mencapai 100 hektare, dengan 65 hektare di antaranya telah dibangun dan beroperasi penuh.

Infrastruktur kawasan tambak dirancang secara terintegrasi, mulai dari 139 kolam produksi, sistem intake air laut, tandon utama seluas 3 hektare, saluran inlet dan outlet, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) klaster dan IPAL utama seluas 2 hektare.

Selain itu, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas laboratorium, gudang pakan, bangsal panen, dan workshop pendukung operasional.

Memasuki tahun keempat operasional dengan siklus produksi kedelapan, BUBK Kebumen mencatat total produksi mencapai 1.151.497 kilogram udang.

Nilai ekonomi dari produksi tersebut mencapai Rp83,3 miliar dan turut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Selain menghasilkan nilai ekonomi besar, kawasan tambak modern itu juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekitar dengan menyerap 145 tenaga kerja tetap dan sekitar 500 tenaga harian lepas setiap hari.

Baca Juga: Menhub Butuh Rp800 Juta tapi Prabowo Beri Rp4 Triliun, Dana Sisa Akan Digunakan untuk Ini

Pemerintah menjadikan BUBK Kebumen sebagai salah satu tolok ukur modernisasi budidaya udang nasional dan pengembangan sektor perikanan berbasis kawasan di Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar