Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Proyek WTE Danantara Diserbu Investor, 85 Entitas Lolos DPT

        Proyek WTE Danantara Diserbu Investor, 85 Entitas Lolos DPT Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Danantara Investment Management (DIM) secara resmi mengumumkan hasil seleksi Daftar Penyedia Terseleksi (DPT) gelombang kedua untuk proyek Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Tercatat, sebanyak 85 entitas dinyatakan lulus seleksi tahap prakualifikasi ini, angka yang menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan tahap sebelumnya.

        Peningkatan tajam jumlah peserta dari hanya 24 entitas pada gelombang pertama menjadi 85 entitas pada gelombang kedua mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap program PSEL. Proyek strategis ini nantinya akan dikelola oleh PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera), anak perusahaan DIM.

        DPT gelombang kedua ini tidak hanya diramaikan oleh pelaku domestik, tetapi juga menunjukkan partisipasi global yang luas. Perusahaan dan konsorsium berasal dari berbagai negara lintas benua, mulai dari Indonesia, Singapura, India, Korea Selatan, Tiongkok, Jepang, hingga Prancis.

        Fadli Rahman, CEO Denera sekaligus Director Investment DIM, mengungkapkan bahwa penambahan jumlah peserta ini menjadi bukti kredibilitas tata kelola proyek yang sedang dijalankan.

        “Peningkatan jumlah peserta dari lokal maupun mancanegara menegaskan bahwa program PSEL memiliki daya tarik investasi yang kuat dan dijalankan dengan tata kelola yang kredibel,” ujar Fadli Rahman dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (23/5/2026).

        Baca Juga: Airlangga Bantah Danantara Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok

        Selain keterlibatan global, partisipasi industri nasional juga terlihat kuat. Tercatat ada 16 perusahaan lokal yang berhasil masuk ke dalam daftar konsorsium DPT gelombang kedua. Kesiapan industri dalam negeri ini sejalan dengan mandat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mendorong keterlibatan pelaku industri nasional dalam infrastruktur skala besar.

        Fadli menekankan bahwa seleksi yang kompetitif ini bertujuan untuk mendapatkan mitra terbaik yang mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan lingkungan di Tanah Air.

        “Kami terus berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses seleksi mitra PSEL dilakukan secara transparan dan kompetitif, sehingga menghasilkan mitra yang mampu mendukung pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkontribusi dalam penyelesaian darurat sampah di Indonesia,” tegas Fadli.

        Sebagai langkah lanjutan, DIM akan segera menerbitkan Terms of Reference (ToR) kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi DPT BUPP PSEL. Dokumen tersebut akan menjadi acuan teknis mengenai jadwal dan prosedur tahapan kerja sama selanjutnya dalam pengembangan infrastruktur energi bersih tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Istihanah

        Bagikan Artikel: