Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dukung Perdagangan Lintas Negara, DHL Express Kini Layani Pengiriman hingga 3.000 kg Lewat Heavy Weight Express

        Dukung Perdagangan Lintas Negara, DHL Express Kini Layani Pengiriman hingga 3.000 kg Lewat Heavy Weight Express Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        DHL Express meluncurkan Heavy Weight Express (HWX), solusi pengiriman udara ekspres untuk kiriman berat hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram per pengiriman. Layanan ini menjadi bagian dari ekspansi global portofolio Time Definite International yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan logistik lintas negara.

        Peluncuran HWX dilakukan di tengah pertumbuhan sektor logistik Indonesia yang terus meningkat seiring ekspansi industri dan semakin aktifnya perdagangan global. Nilai pasar freight dan logistik nasional bahkan diproyeksikan mencapai sekitar USD 139 miliar pada 2026.

        Melalui layanan ini, DHL Express memperkuat kemampuannya dalam menangani pengiriman kargo berat ke lebih dari 220 negara dan wilayah. Dukungan jaringan udara dan darat yang terintegrasi memungkinkan kapasitas angkut yang stabil, waktu pengiriman yang lebih terprediksi, serta standar penanganan yang konsisten secara global.

        HWX dirancang untuk industri yang membutuhkan kecepatan dan kepastian pengiriman. Layanan ini menggabungkan pengiriman berbasis waktu (time-definite), pemantauan proaktif, kontrol end-to-end, serta skema harga all-in yang transparan untuk mengurangi ketidakpastian biaya yang kerap terjadi pada layanan freight konvensional.

        Pelanggan juga memperoleh visibilitas penuh selama proses pengiriman serta dukungan standar operasional DHL, termasuk penanganan khusus untuk barang bernilai tinggi, sensitif terhadap guncangan, atau membutuhkan perlakuan khusus.

        Kebutuhan terhadap layanan logistik yang andal dinilai semakin penting di Indonesia. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ekspor nonmigas yang mencapai 7,68 persen secara tahunan pada awal 2025, sementara ekspor manufaktur meningkat lebih dari 16 persen.

        Untuk mendukung operasionalnya, DHL menghadirkan Heavy Weight Priority Desks di berbagai negara. Tim khusus ini bertugas melakukan pemantauan proaktif, mendeteksi potensi kendala lebih awal, melakukan intervensi secara real-time, serta berkomunikasi langsung dengan pelanggan guna memastikan kelancaran pengiriman.

        Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengatakan peran Indonesia dalam jaringan distribusi global terus berkembang, didorong oleh pertumbuhan sektor manufaktur, ekspor, dan pembangunan infrastruktur.

        “Seiring bisnis yang semakin berkembang dan terintegrasi secara global, kebutuhan akan solusi logistik yang menghadirkan kecepatan, keandalan, dan kepastian menjadi semakin penting,” ujar Ahmad dalam keterangannya, Rabu (3/6/2026).

        Baca Juga: Wacana MBG ke Arab Saudi Dikritik, PDIP: Jangan Ekspor MBG Kalau Dalam Negeri Masih Amburadul

        Menurut dia, Heavy Weight Express hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menggabungkan kecepatan layanan ekspres dan kemampuan pengiriman barang berat dalam satu solusi. Layanan ini dinilai relevan bagi industri yang bergantung pada pengiriman sensitif waktu untuk menjaga kelangsungan operasional dan memenuhi permintaan pasar internasional.

        Selain itu, HWX membantu mengurangi ketergantungan terhadap fluktuasi kapasitas maskapai serta meminimalkan biaya tambahan yang sering muncul dalam pengiriman kargo. DHL mengelola seluruh rantai layanan secara mandiri, mulai dari armada pesawat, hub, gateway, proses kepabeanan, hingga pengantaran akhir.

        Dengan kemampuan tersebut, DHL Express optimistis HWX dapat mendukung pertumbuhan perdagangan internasional Indonesia sekaligus membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing di pasar global.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: