Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pilih Garap UMKM Daerah, Dompet Digital Amartha Melonjak 20 Kali Lipat

        Pilih Garap UMKM Daerah, Dompet Digital Amartha Melonjak 20 Kali Lipat Kredit Foto: Azka Elfriza
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dompet digital milik Amartha Financial Group mencatat lonjakan transaksi hingga 20 kali lipat meski layanan tersebut belum genap satu tahun beroperasi penuh. Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya adopsi transaksi digital di kalangan pelaku usaha mikro dan masyarakat di berbagai daerah.

        Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, mengatakan pertumbuhan itu terjadi seiring fokus perusahaan dalam mengembangkan layanan keuangan digital bagi segmen usaha mikro di luar pusat-pusat ekonomi utama.

        “Bagus banget tahun lalu, 20 kali lipat. Kita memang fokus di ekonomi-ekonomi daerah, jadi berbeda dengan dompet digital yang kebanyakan beroperasi di kota-kota besar,” ujar Taufan di sela acara The 2026 Asia Grassroots Forum di Jakarta, Kamis (4/6/2026).

        Menurutnya, peningkatan transaksi menunjukkan kebutuhan masyarakat daerah terhadap layanan pembayaran digital yang semakin besar. Untuk itu, Amartha membangun ekosistem layanan keuangan yang terintegrasi guna mempermudah transaksi dan mengurangi ketergantungan pada pembayaran tunai.

        “Kita beroperasi di daerah-daerah dan dengan ekosistem yang sudah dibangun, kami berupaya membuat transaksi menjadi lebih efisien, lebih mudah, dan tidak lagi bergantung pada transaksi tunai,” katanya.

        Taufan menjelaskan lonjakan 20 kali lipat tersebut tercermin dari total transaksi yang diproses melalui platform perusahaan. Ia menilai pertumbuhan tinggi tersebut masih wajar mengingat layanan dompet digital Amartha tergolong baru.

        Pada Agustus 2025, Amartha mulai menghadirkan fitur dompet digital melalui aplikasi AmarthaFin bersamaan dengan transformasi perusahaan menjadi Amartha Financial Group.

        Meski mencatat pertumbuhan yang pesat, Amartha menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga menjaga kualitas pertumbuhan bisnis.

        Baca Juga: Amartha Perketat Pembiayaan UMKM di Tengah Pelemahan Daya Beli dan Ekonomi

        Baca Juga: Saat Modal Asing Keluar dari RI, Amartha Justru Tetap Dilirik Investor Global

        “Bukan hanya tumbuh dari sisi jumlah transaksi, tetapi juga tumbuh secara sehat. Ada nilai ekonomi yang diperoleh perusahaan, sementara pengguna juga merasakan manfaat dari produk yang kami hadirkan,” ujar Taufan.

        Di tengah persaingan industri dompet digital yang semakin ketat, Amartha memilih tetap fokus pada segmen UMKM di daerah. Perusahaan menilai pasar tersebut masih memiliki potensi besar dan berbeda dengan segmen yang digarap pemain dompet digital di kawasan perkotaan.

        “Tidak ada urgensinya bagi kami untuk bersaing dengan dompet digital lain karena kami memiliki segmentasi yang berbeda, yaitu UMKM di daerah-daerah,” katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Azka Elfriza
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: