Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
Pengamat kebijakan publik Muhammad Said Didu menilai Presiden Prabowo Subianto saat ini sedang berada di persimpangan jalan politik.
Menurutnya, Prabowo harus menentukan sikap, apakah lebih memilih kepentingan politik elit atau berpihak pada rakyat. Karena pilihan yang diambil akan menentukan masa depan negara.
"Presiden @prabowo sedang dalam posisi antara: 1) Akomadasi kepentingan politik demi langgengkan kekuasaan yang merusak negara, dan, 2) berdiri bersama rakyat untuk selmatkan negara dan kesejahteaan rakyat," tulisnya di akun X pribadinya, Jumat (5/6).
Presiden Prabowo baru-baru ini mendapatkan apresiasi publik karena mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Baca Juga: Kode Keras dari Istana! Said Iqbal Bocorkan Jabatan yang Disiapkan Prabowo
Keputusan ini diambil tepat setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) mengendus adanya dugaan korupsi harian dan jual-beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Kini Ketiganya resmi ditetapkan tersangka dugaan korupsi MBG dan ditahan oleh Kejagung pada Rabu (3/6/2026).
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: