- Home
- /
- EkBis
- /
- Transportasi
Tarif Transjabodetabek Bakal Naik, Pramono: Subsidi Rp11.500 Per Penumpang Terlalu Besar
Kredit Foto: Antara/Aprillio Akbar
Pengguna layanan Transjabodetabek perlu bersiap menghadapi penyesuaian tarif dalam waktu dekat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemprov DKI Jakarta akan segera mengambil keputusan soal kenaikan tarif untuk sejumlah rute yang menghubungkan Jakarta dengan wilayah Bodetabek.
"Segera akan kami putuskan (kenaikan tarif). Pada bulan-bulan ini kita akan memutuskan beberapa rute, bukan hanya Blok M ke Soekarno-Hatta, tetapi juga Trans Jabodetabek lainnya," ucap Pramono saat ditemui di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
Penyesuaian tarif dipicu oleh besarnya beban subsidi yang harus ditanggung Pemprov DKI Jakarta. Saat ini tarif Transjabodetabek hanya dipatok sekitar Rp3.500, padahal biaya riil per penumpang mencapai Rp15.000.
Artinya, pemerintah daerah menanggung selisih subsidi sekitar Rp11.500 untuk setiap perjalanan. Angka itu berlaku di 18 rute Transjabodetabek yang seluruhnya mendapat subsidi dari Pemprov DKI Jakarta.
"Yang perlu penyesuaian karena memang subsidinya terlalu besar," kata Pramono.
Berikut daftar 18 rute Transjabodetabek per Juni 2026:
Bogor
- P11 Blok M–Bogor
Depok
- D11 Depok–Cawang
- D21 Universitas Indonesia–Lebak Bulus
- D41 Sawangan–Lebak Bulus
Bekasi
- B11 Summarecon Bekasi–Cawang
- B21 Bekasi Timur–Cawang
- B41 Vida Bekasi–Cawang
- B51 Cawang–Cikarang/Jababeka
Tangerang dan Tangerang Selatan
- T11 Poris Plawad–Petamburan
- T12 Poris Plawad–Juanda
- S11 BSD–Jelambar
- S21 Ciputat–CSW
- S22 Ciputat–Kampung Rambutan
- S61 Alam Sutera–Blok M
- SH1 Kalideres–Perkantoran Bandara Soekarno-Hatta
- SH2 Blok M–Bandara Soekarno-Hatta
Baca Juga: Breaking! Transjakarta Baru Jalan Jam 9 Saat Idul Adha
PIK 2
- T31 PIK 2–Blok M
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: