Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pelaku Industri Soroti Pentingnya Kolaborasi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

        Pelaku Industri Soroti Pentingnya Kolaborasi di Tengah Lonjakan Biaya Medis Kredit Foto: BRI Life
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Industri asuransi kesehatan membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan regulator, perusahaan asuransi, dan penyedia layanan kesehatan untuk menghadapi kenaikan biaya layanan kesehatan serta tren inflasi medis yang terus meningkat. Penguatan tata kelola dan implementasi regulasi baru dinilai menjadi kunci menjaga keberlanjutan ekosistem asuransi kesehatan nasional.

        Isu tersebut mengemuka dalam Health Insurance Ecosystem Forum 2026 yang digelar CNBC Indonesia di Jakarta, Selasa (3/6). Forum tersebut mempertemukan regulator, pelaku industri asuransi, dan fasilitas layanan kesehatan untuk membahas implementasi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 terkait pengendalian inflasi medis dan penguatan ekosistem asuransi kesehatan.

        Direktur Operasional BRI Life Andrew Bain mengatakan kenaikan biaya layanan kesehatan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh pemangku kepentingan dalam industri.

        “Peningkatan biaya layanan kesehatan dan tren inflasi medis menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Implementasi POJK No. 36 Tahun 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan transparansi, dan membangun model bisnis yang lebih sehat serta berkelanjutan,” ujar Andrew.

        Menurutnya, implementasi regulasi tersebut membuka ruang bagi industri untuk memperkuat fondasi bisnis melalui tata kelola yang lebih baik dan transparan, sekaligus menjaga keberlanjutan layanan perlindungan kesehatan di tengah meningkatnya biaya medis.

        Selain aspek regulasi, transformasi digital juga menjadi bagian dari agenda penguatan industri. Namun, digitalisasi dinilai perlu berjalan seiring dengan peningkatan literasi digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

        Baca Juga: BRI Life Bayar Klaim Rp1,17 Triliun pada Kuartal I 2026

        Baca Juga: Rasio Klaim Asuransi Kesehatan Turun ke 57,78% Saat Inflasi Medis Mendera

        Forum tersebut juga menyoroti pentingnya membangun ekosistem kesehatan yang terintegrasi guna menciptakan keseimbangan antara akses layanan kesehatan, keberlanjutan bisnis perusahaan asuransi, dan efisiensi biaya pelayanan medis.

        Dalam kesempatan yang sama, BRI Life menerima penghargaan Best Digital Health Insurance Experience atas pengembangan layanan kesehatan digital dan integrasi ekosistem layanan yang dilakukan perusahaan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: