Rasio Klaim Asuransi Kesehatan Turun ke 57,78% Saat Inflasi Medis Mendera
Kredit Foto: Edelweiss Hospital
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri asuransi kesehatan masih menghadapi tekanan akibat tingginya inflasi medis yang mendorong kenaikan biaya layanan kesehatan. Meski demikian, rasio klaim asuransi kesehatan hingga April 2026 masih berada pada level yang terkendali, yakni 57,78%.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono mengatakan peningkatan biaya layanan kesehatan berpotensi menambah beban klaim industri asuransi kesehatan. Namun, pertumbuhan premi masih mampu menopang kinerja industri.
“Berdasarkan data, per akhir April 2026, premi lini usaha kesehatan pada industri asuransi jiwa tercatat sebesar Rp14,73 triliun atau tumbuh 7,20% secara year on year. Sementara itu, nilai klaim mencapai Rp8,51 triliun sehingga masih cukup terkendali. Setelah pada tahun-tahun sebelumnya rasio klaim cukup tinggi, kini dapat dijaga di level 57,78%,” ujar Ogi Prastomiyono dalam Konferensi Pers RDK Bulanan (RDKB) Mei 2026, Jumat (5/6/2026).
Menurut Ogi, untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan keterjangkauan premi, perusahaan asuransi perlu memperkuat proses underwriting, pemanfaatan data dan analisis klaim, pengendalian fraud, serta memperluas kerja sama dengan fasilitas kesehatan.
Baca Juga: Inflasi Medis dan Kurs Dorong Klaim Asuransi Jiwa Membesar
Baca Juga: Inflasi Medis Masih Bayangi Industri Asuransi Kesehatan
Selain itu, industri juga didorong untuk mengembangkan program promotif dan preventif guna meningkatkan kualitas kesehatan peserta sekaligus menekan potensi lonjakan klaim di masa mendatang.
“Untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan keterjangkauan premi, perusahaan asuransi perlu memperkuat underwriting, pemanfaatan data dan analisis klaim, pengendalian fraud, kerja sama dengan fasilitas kesehatan, serta program promotif dan preventif bagi peserta,” ujarnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: