Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Serangan Tak Lukai Siapa Pun,' Amerika Peringatkan Israel agar Tak Balas Tembakan Rudal dari Iran

        'Serangan Tak Lukai Siapa Pun,' Amerika Peringatkan Israel agar Tak Balas Tembakan Rudal dari Iran Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka meminta Israel untuk tidak melancarkan serangan balasan terhadap Iran setelah Teheran menembakkan sejumlah rudal ke wilayah Israel.

        Trump menilai serangan Iran tidak menimbulkan korban jiwa maupun dampak signifikan sehingga tidak ada alasan bagi kedua pihak untuk kembali membuka babak baru konflik yang berisiko memperburuk situasi kawasan.

        Baca Juga: BGN Menyisir Dapur di Serang, Ini Responsnya Soal Isu Markup Seratus Persen Harga Roti MBG

        "Saya akan menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sekarang dan mengatakan jangan membalas. Israel sudah melakukan serangan mereka, Iran juga sudah melakukan serangan mereka. Kita tidak membutuhkan serangan lain," kata Trump, dikutip dari Axios, Senin (8/6).

        Pernyataan itu muncul setelah Iran meluncurkan beberapa gelombang rudal sebagai respons atas serangan Israel ke wilayah Beirut selatan. Menurut Trump, serangan tersebut tidak menyebabkan korban sehingga langkah terbaik adalah menghentikan siklus saling serang.

        "Serangan Iran tidak melukai siapa pun," ujar Trump.

        Ia mengingatkan bahwa setiap aksi balasan hanya akan memperpanjang konflik yang selama puluhan tahun terus berulang di Timur Tengah.

        "Jika Bibi menyerang mereka lagi, semuanya akan terus berlanjut seperti 47 tahun terakhir, atau bahkan 3.000 tahun terakhir," katanya.

        Sikap Trump tergolong tidak biasa mengingat selama ini Amerika Serikat dikenal sebagai pendukung utama Israel dalam berbagai konflik regional.

        Seorang pejabat Amerika bahkan menegaskan Washington tidak terlibat dalam serangan terbaru tersebut. Namun hingga kini belum jelas apakah Trump akan menolak memberikan dukungan militer kepada Israel jika memutuskan menyerang Iran.

        Di sisi lain, militer Israel mengonfirmasi telah mencegat rudal-rudal yang ditembakkan Iran. Meski demikian, petinggi militer Israel menyatakan opsi respons militer masih dipersiapkan.

        Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Brigjen Effie Defrin mengatakan Iran telah melakukan kesalahan besar dan Israel tidak akan membiarkan situasi itu menciptakan keseimbangan baru di kawasan.

        Baca Juga: 'Dari Situ Saja Sudah Salah,' Roy Suryo 'Senyumin' Janji Jokowi Bawa Ijazah SD hingga S1 ke Sidang

        Pernyataan tersebut menunjukkan perbedaan pendekatan antara Washington yang berupaya meredakan ketegangan dan Tel Aviv yang masih mempertimbangkan langkah militer lanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: