Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Resmi Jadi Komisaris Telkom, Ini Jejak Karier Panjang Edwin Hidayat Abdullah

        Resmi Jadi Komisaris Telkom, Ini Jejak Karier Panjang Edwin Hidayat Abdullah Kredit Foto: Komdigi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Edwin Hidayat Abdullah resmi bergabung dalam jajaran Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk setelah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan pada 8 Juni 2026. Ia menggantikan posisi Silmy Karim dalam susunan dewan komisaris perusahaan.

        Penunjukan tersebut menambah daftar pengalaman Edwin yang telah berkarier di sektor keuangan, BUMN, transportasi, pariwisata, dan transformasi digital selama lebih dari dua dekade.

        Edwin lahir pada 28 April 1971. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 1995. Saat menempuh pendidikan, ia juga mengikuti program visiting student di Department of Economics, Faculty of Arts, McGill University, Kanada.

        Pada 2005, Edwin meraih gelar Master of Public Management melalui program Lee Kuan Yew Fellow yang diselenggarakan Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore (NUS), dan Kennedy School of Government, Harvard University.

        Empat tahun kemudian, ia mengikuti program IDEAS Fellow di Sloan School of Management, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat. Pada Januari 2025, Edwin menyelesaikan pendidikan Doktor Manajemen di Universitas Pelita Harapan (UPH).

        Karier profesional Edwin dimulai sebagai analis riset di Industrial Bank of Japan, Jakarta, pada 1996 hingga 1998. Setelah itu, ia bergabung dengan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dan terlibat dalam proses restrukturisasi aset negara serta penanganan kredit bermasalah hingga menjabat sebagai Senior Vice President.

        Pada periode 2004–2015, Edwin menjabat Komisaris PT Bumi Serpong Damai Tbk. Kariernya di lingkungan BUMN berlanjut ketika dipercaya sebagai Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata pada 2015–2019.

        Dalam periode tersebut, ia juga menduduki sejumlah posisi komisaris di berbagai perusahaan BUMN, antara lain Komisaris PT Telkomsel (2015–2017), Wakil Komisaris PT Pertamina (Persero) (2016–2018), Komisaris PT Pertamina (Persero) (2016–2018), serta Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (2018–2019).

        Setelah menyelesaikan tugas di Kementerian BUMN, Edwin menjabat Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura II pada 2019–2021.

        Baca Juga: Pendapatan Telkom Tembus Rp37,2 Triliun, Bisnis Data dan Infrastruktur Menguat

        Baca Juga: Laba Bersih Telkom Rp17,81 Triliun pada 2025

        Kariernya di sektor transportasi dan pariwisata berlanjut saat dipercaya menjadi Wakil Direktur Utama PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney pada 2021. Ia kemudian menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sekaligus Group Chief Financial Officer (CFO) InJourney pada periode 2021–2023.

        Sejak Januari 2025, Edwin menjabat sebagai Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

        Dengan penunjukan dalam RUPST 2026, Edwin kembali bergabung ke jajaran Komisaris Telkom setelah sebelumnya pernah menduduki posisi yang sama pada periode 2018–2019.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Yulisha Kirani Rizkya Pangestuti
        Editor: Annisa Nurfitri

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: