Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Termasuk Lokasi Parkir, Ini Faktor yang Membuat Mobil Listrik Bisa Terbakar

        Termasuk Lokasi Parkir, Ini Faktor yang Membuat Mobil Listrik Bisa Terbakar Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kebakaran pada mobil listrik dapat dipicu oleh sejumlah faktor, mulai dari masalah pada sistem pengisian daya hingga kondisi lingkungan di sekitar kendaraan. 

        Mengutip ANTARA, menurut CEO VinFast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto, salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah kondisi soket dan perangkat pengisi daya yang digunakan saat proses pengisian baterai. 

        Kariyanto menilai pemasangan soket maupun charger yang tidak sesuai standar atau tidak bersertifikat dapat meningkatkan risiko gangguan kelistrikan, terutama karena proses pengisian daya kendaraan listrik melibatkan tegangan tinggi.

        Ia menjelaskan bahwa masalah pada sistem pengisian daya berpotensi menyebabkan baterai menghasilkan panas berlebih. Dalam kondisi tertentu, panas tersebut dapat memicu ledakan maupun kebakaran. Risiko tersebut semakin besar apabila proses pengisian dilakukan di ruang yang sempit karena sirkulasi udara dan proses pendinginan menjadi tidak optimal.

        Selain faktor kelistrikan, keberadaan bahan mudah terbakar di sekitar kendaraan juga dapat memperparah dampak kebakaran. Dalam sebuah kasus kebakaran yang terjadi di Penjaringan pada 2025 silam, api diduga menyambar kaleng berisi thinner dan cat yang berada di dekat mobil, sehingga kobaran api cepat membesar.

        Baca Juga: Tren Mobil Listrik, PHEV Bakal jadi Motor Pertumbuhan Baru Industri Otomotif

        Kariyanto juga menyoroti pentingnya memperhatikan kondisi lokasi parkir atau pengisian daya kendaraan listrik. Menurutnya, ruang yang sempit dan dipenuhi barang-barang dapat memperbesar risiko ketika terjadi gangguan pada kendaraan. Selain mempercepat penyebaran api, kondisi tersebut juga dapat menghambat proses evakuasi saat keadaan darurat.

        Ia menambahkan bahwa masyarakat perlu memahami karakteristik mobil listrik yang berbeda dengan kendaraan bermesin pembakaran internal. Pemahaman terhadap prosedur pengisian daya yang aman, penggunaan perangkat yang memenuhi standar, serta penempatan kendaraan di area yang memiliki ventilasi memadai dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: