Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Mereka Takut Diganti,' Prabowo Disebut Kunci Terungkapnya Korupsi Dadan Hindayana di MBG

        'Mereka Takut Diganti,' Prabowo Disebut Kunci Terungkapnya Korupsi Dadan Hindayana di MBG Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjerat Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memunculkan sorotan baru. Di balik besarnya skandal tersebut, muncul dugaan adanya budaya takut di lingkungan birokrasi yang membuat berbagai persoalan tidak pernah terungkap hingga akhirnya tercium langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

        Pengamat Politik Hendri Satrio menilai sejumlah pihak sebenarnya mengetahui berbagai masalah dalam pelaksanaan program MBG. Namun, menurutnya mereka memilih diam karena Dadan dianggap sebagai sosok yang mendapat dukungan kuat dari Presiden.

        Baca Juga: 'Tidak Dapat Diterima,' Amerika Akhirnya Ungkap Alasan Tolak Visa Wasit Piala Dunia 2026

        Menurut Hendri, kondisi tersebut menciptakan budaya "asal bapak senang" yang membuat kritik dan masukan terhadap program MBG tidak pernah berkembang menjadi evaluasi serius.

        "Kenapa mereka begitu? Karena mereka semua tahu Dadan disayang Prabowo, disayang Presiden. Jadi mereka tidak berani mengungkapkan apa yang mereka tahu tentang MBG. Mereka takut dimarahin Presiden. Mereka takut diganti," kata Hendri, dikutip Rabu (10/6).

        Ia menilai sikap diam para kolega Dadan ikut berkontribusi terhadap membesarnya persoalan tata kelola MBG hingga akhirnya berujung pada proses hukum.

        Tidak hanya di lingkungan internal pemerintahan, Hendri juga menilai masyarakat tidak diberi ruang yang cukup untuk ikut mengawasi program tersebut. Ia menyinggung berbagai kritik publik yang sejak awal disampaikan, namun dinilai tidak mendapatkan respons yang memadai.

        Menurutnya, kondisi itu membuat berbagai peringatan dini terkait potensi masalah dalam MBG tidak pernah ditindaklanjuti secara serius.

        Sebelumnya, Presiden Prabowo mengaku sangat kecewa setelah mengetahui Dadan yang pernah menerima penghargaan Bintang Jasa Utama justru terseret kasus korupsi.

        Prabowo mengungkapkan bahwa keputusan mencopot Dadan merupakan salah satu keputusan berat yang harus diambilnya sebagai kepala negara.

        "Berat bagi saya waktu saya tanda tangan. Ini orang yang saya angkat, ini orang yang saya kasih bintang, saya kasih pangkat," ujar Prabowo.

        Meski demikian, Prabowo menegaskan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terbukti menyalahgunakan uang rakyat.

        Baca Juga: 'Masalahnya Dimana?' Sony Sonjaya Klaim Tak Langgar Aturan Meski Orang Terdekatnya Punya Dapur MBG

        "Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri," tegasnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: