'Teheran Baru Sadar,' Amerika Klaim Tiap Malam Selundupkan Tanker Minyak Lewati Blokade Iran
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkap operasi rahasia yang selama ini tidak diketahui publik. Trump mengklaim Washington berhasil mengirim puluhan kapal tanker minyak melewati Selat Hormuz pada malam hari tanpa terdeteksi Iran.
Menurut Trump, sedikitnya 22 kapal tanker berhasil membawa minyak keluar dari kawasan Teluk dalam beberapa hari terakhir meski ketegangan dengan Iran terus meningkat.
Baca Juga: Tak Akan Ada Lonjakan Gegara Naiknya Harga Pertamax, Purbaya: Kan Enggak Dipakai Angkutan Barang
"Saya baru mengumumkan ini hari ini untuk pertama kalinya, tetapi kami telah mengeluarkan jutaan barel minyak. Setiap malam kami mengeluarkan minyak, namun sekarang saya akan memberitahukannya karena mereka akhirnya menyadarinya," kata Trump, dikutip Kamis (11/6).
Trump menyebut operasi tersebut dilakukan secara diam-diam pada malam hari dengan meminimalkan jejak yang bisa terdeteksi pihak Iran.
"Itu dilakukan tanpa lampu. Mereka tidak mengetahuinya," ujarnya.
Selat Hormuz selama ini menjadi jalur vital perdagangan energi dunia sekaligus titik panas konflik antara Iran dan Amerika Serikat. Teheran berulang kali mengancam akan mengganggu lalu lintas energi global jika konflik dengan Washington terus meningkat.
Namun Trump mengklaim strategi operasi malam hari memungkinkan minyak tetap mengalir keluar dari kawasan tersebut meski situasi keamanan semakin tegang.
Menurutnya, keberhasilan pengiriman minyak dalam jumlah besar itu turut membantu mencegah lonjakan harga energi dunia yang lebih ekstrem.
"Jutaan barel minyak berhasil keluar dan itulah sebabnya harga minyak berada di kisaran 85 hingga 90 dolar AS per barel, bukan 250 dolar AS," ujar Trump.
Pengakuan tersebut muncul ketika harga minyak dunia kembali menguat akibat meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap konflik di Timur Tengah. Investor menilai ancaman serangan lanjutan Amerika terhadap Iran dapat memicu gangguan pasokan energi global.
Baca Juga: 'Mereka Merasa Sedang Menang,' Iran Berubah Drastis hingga Bikin Retak Hubungan Amerika dan Israel
Di tengah meningkatnya ketegangan militer dan diplomatik, pernyataan Trump menunjukkan bahwa Washington tidak hanya berupaya menekan Iran melalui kekuatan militer, tetapi juga berusaha memastikan jalur distribusi minyak dunia tetap berjalan meski berada di bawah bayang-bayang konflik yang terus membesar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: